Sabtu, 20 Jun 2026 07:51 WIB

Indowood Expo 2025 Surabaya dan Harapannya pada Ekspor Industri Kayu Nasional

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika berkunjung ke sejumlah tenant (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika berkunjung ke sejumlah tenant (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pameran perdana Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2025 resmi dibuka di Grand City Hall, Surabaya. 

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika mengatakan, pemerintah menaruh harapan pada Indowood Expo sebagai wadah inovasi industri kayu di Indonesia.

Baca Juga: IndoWood Expo 2026 Raup 2.049 Pengunjung, Perkuat Daya Saing Furnitur

"Kami mengapresiasi penyelenggaraan Indowood Expo sebagai sarana strategis dalam memperkuat pengembangan industri mesin dan peralatan kayu, serta memperluas pasar furnitur nasional,” ujar Putu, kepada wartawan, Kamis (19/6/2025).

Ia menjelaskan, kinerja ekspor produk kayu Indonesia pada awal tahun 2025 menunjukkan tren positif. Bahkan, hingga Maret, nilai ekspor telah mencapai 3,23 miliar dolar AS dengan volume 4,32 juta ton. 

Pernyataan resmi penyelenggara Indowood Expo 2025Pernyataan resmi penyelenggara Indowood Expo 2025

Selain itu, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Mei 2025 juga mengalami kenaikan menjadi 52,11, menandakan optimisme pelaku usaha di sektor tersebut.

Baca Juga: XLSMART Genap Setahun, Jaringan dan 5G Makin Luas

"Indonesia memiliki potensi ekspor yang sangat besar," jelas Putu.

Ditempat sama, Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengatakan, Indowood Expo adalah wujud komitmen HIMKI dan Dyandra Promosindo dalam mendorong pertumbuhan industri furnitur, terutama di Jawa Timur yang merupakan pusat produksi furnitur terbesar kedua di Indonesia.

Pameran seluas 4.000 meter persegi ini juga diharapkan menjadi ajang kolaborasi antara pelaku industri, media, pemerintah, dan pengembang teknologi. 

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

"Tujuannya adalah memperkuat daya saing produk kayu Indonesia di pasar global," ucap Abdul Sobur.

Sementara Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung menambahkan, pameran ini adalah momentum kebangkitan industri manufaktur kayu. 

"Indowood Expo membuka peluang kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kualitas serta daya saing industri mebel Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.