Selasa, 16 Jun 2026 19:37 WIB

Puskesmas Wilayah Tulungagung Kekurangan Dokter Umum

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jumlah tenaga kesehatan yang tersebar di Puskesmas wilayah Tulungagung masih mengalami kekurangan. Dari data Dinas Kesehatan setempat, total dokter umum sebanyak 59 orang. Padahal, kebutuhan dokter umum mencapai 81 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Anna Sapti Saripah mengatakan jumlah kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas masih belum terpenuhi seluruhnya. Terdapat 32 Puskesmas di seluruh wilayah Tulungagung. Sesuai Permenkes 2014, terdapat 9 jenis tenaga kesehatan yang harus ada di setiap Puskesmas.

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

Tenaga kesehatan tersebut meliputi dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehata lingkungan, ahli teknologi aboratorium medik, dan tenaga kefarmasian. Namun muncul Permenkes baru yang menambahkan beberapa jenis tenaga kesehatan. diantaranya Psikolog dan Fisioterapi.

“Kebutuhan tenaga kesehatan di Puskesmas belum semuanya terpenuhi," ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Baca Juga: Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

Kebutuhan mendasar adalah penambahan dokter umum dan dokter gigi. Setiap puskesmas minimal memiliki 1 dokter umum dan 1 dokter gigi. Bagi Puskesmas yang menerapkan layanan rawat inap minimal terdapat 2 dokter umum. Jumlah kebutuhak dokter umum mencapai 81 orang. Saat ini baru tersedia 59 dokter umum dan seluruh Puskesmas.

“Untuk dokter gigi kami kurang satu orang, untuk itu kami berharap Pemkab bersedia memuka formasi bagi tenaga kesehatan di perekrutan ASN mendatang," tuturnya.

Baca Juga: 127 Jabatan Kepsek di Tulungagung Kosong, Bupati Pastikan Pengisian Tanpa Calo

Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengatakan pihaknya masih melakukan pengkajian terkait kebutuhan dokter umum tersebut. Mereka bakal membuka formasi tersebut pada perekrutan ASN mendatang. Namun mereka masih menghitung kekuatan APBD untuk menggaji ASN dokter ini.

“Kami diskusi dengan Plh Sekda kira kira kekurangan berapa dan menghitung kekuatan anggaran kita dan akan segera kami usulkan ke pusat agar pelayanan masyarakat bisa lebih maksimal," pungkasnya

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.