Kamis, 18 Jun 2026 02:26 WIB

“Gembok Katresnan”, Inovasi Desa Bringinan Ponorogo Tekan Angka Perceraian PMI

Siti Aminah dan Toni, pasutri asal Desa Bringinan, saat mengikuti prosesi pemasangan Gembok Katresnan disaksikan Kepala Desa Barno Ponorogo. (Foto: Pemdes Bringinan/jatimnow.com)
Siti Aminah dan Toni, pasutri asal Desa Bringinan, saat mengikuti prosesi pemasangan Gembok Katresnan disaksikan Kepala Desa Barno Ponorogo. (Foto: Pemdes Bringinan/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, meluncurkan inovasi bertajuk “Gembok Katresnan”. Ini sebagai upaya menekan angka perceraian di kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Program ini diwujudkan dalam bentuk simbolis sepasang suami istri yang akan berangkat bekerja ke luar negeri diwajibkan untuk memasang gembok cinta sebagai tanda komitmen menjaga kesetiaan dan keharmonisan rumah tangga selama terpisah jarak dan waktu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kepala Desa Bringinan, Barno, menjelaskan bahwa program ini muncul dari keprihatinan terhadap tingginya angka perceraian di desa yang dikenal sebagai salah satu kantong PMI di Ponorogo. Sejak dirinya menjabat pada tahun 2013, tercatat 13 kasus perceraian, di mana 9 di antaranya melibatkan pasangan yang menjadi PMI.

“Karena itu kami mencetuskan program ini, agar sebelum berangkat, mereka mengingat kembali janji pernikahan mereka. Harapannya, ini bisa jadi pengingat untuk tetap setia dan menjaga keluarga,” ujar Barno, Kamis (12/6/2025).

Ritual pemasangan Gembok Katresnan dilakukan di balai desa, di mana pasangan suami istri yang hendak menjadi PMI akan diwawancarai oleh perangkat desa dan kepala desa. Setelah semua dokumen disetujui, keduanya akan menerima satu gembok yang kemudian dikaitkan dan dipasang bersama di papan berbentuk daun waru – simbol cinta dan kehidupan.

Salah satu pasangan yang mengikuti prosesi ini adalah Siti Aminah dan suaminya, Toni, yang akan berangkat ke Taiwan.

“Insya Allah saya akan selalu ingat janji saya kepada suami, keluarga, dan kepada Gusti Allah. Tujuan saya bekerja ke luar negeri adalah demi masa depan keluarga,” ujar Siti dengan mantap.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Program ini diatur dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) yang diterbitkan pada tahun 2023, sebagai pengembangan dari Peraturan Desa tentang Perlindungan PMI yang sudah berlaku sejak 2019. Selain prosedur administratif, regulasi ini juga menekankan aspek moral dan psikologis bagi warga yang hendak menjadi PMI.

“Selain pengurusan dokumen, mereka juga diminta secara lisan berjanji di hadapan kepala desa untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga,” jelas Barno.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada delapan pasang gembok yang terpasang sejak program ini berjalan pada awal 2024. Para PMI tersebut berangkat ke berbagai negara tujuan seperti Taiwan, Hongkong, Korea Selatan, dan Turki.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Secara etimologis, gembok berarti kunci atau alat pengaman, sedangkan katresnan berasal dari bahasa Jawa yang berarti cinta atau kasih sayang. Ketika digabungkan, Gembok Katresnan menjadi simbol komitmen cinta yang terikat kuat, bahkan meskipun jarak memisahkan.

“Yang pergi ke luar negeri bisa saja berubah karena lingkungan baru, seperti perempuan yang semakin cantik atau punya penghasilan besar. Tapi dengan gembok ini, mereka diingatkan untuk tetap bertahan pada janji suci pernikahan,” tambah Barno.

Melalui program ini, Pemerintah Desa Bringinan berharap angka perceraian di kalangan PMI bisa ditekan seminimal mungkin, bahkan jika memungkinkan, menjadi nol.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.