Kamis, 18 Jun 2026 14:48 WIB

Mengenal Rama, Bocah 7 Tahun Asal Bojonegoro Juara Olimpiade Matematika Dunia

Rama menunjukkan piala juaranya
Rama menunjukkan piala juaranya

jatimnow.com - Kebanggaan bagi Jawa Timur Parama Hansa Abhipraya, bocah usia 7 tahun asal Bojonegoro ini berhasil meraih juara dunia dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2024-2025. 

Prestasinya yang luar biasa membuat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, tak ragu memberikan apresiasi berupa sebuah tablet dan tas sekolah.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Pertemuan antara Emil dan Rama, sapaan akrab Parama, berlangsung hangat di rumah dinas gubernur di Surabaya.

“Saya bangga melihat putra asli Bojonegoro meraih prestasi luar biasa. Rama berhasil mendapatkan perfect score di semua kategori olimpiade. Ini membuktikan betapa tinggi intelektualitasnya,” ungkap Emil dengan penuh kebanggaan.

Kecerdasan dan Keingintahuan Ilmiah Rama yang Menginspirasi

Rama terima hadiah Tab dari Emil Dardak (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)Rama terima hadiah Tab dari Emil Dardak (foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

Tak hanya soal matematika, Emil juga terkesan dengan kecerdasan Rama yang luas, mencakup bidang ilmu pengetahuan, sains, teknologi, bahkan sistem tata surya. 

Gaya belajarnya yang penuh rasa ingin tahu dan metode belajarnya yang unik membuat banyak orang kagum.

Baca Juga: Abd Halim Soebahar Pimpin MUI Jatim, Gantikan Mutawakkil

Presiden Prabowo, kata Emil, memiliki harapan besar bagi anak-anak Indonesia agar semakin banyak yang berprestasi di dunia internasional. Pemerintah pun gencar membangun sekolah Garuda, termasuk di Jawa Timur dengan adanya SMA Taruna Nusantara.

Cita-Cita Besar Rama: CEO Dunia

Rama dan kedua orang tua disambung hangat oleh Emil DardakRama dan kedua orang tua disambung hangat oleh Emil Dardak

Dalam perbincangan bersama Emil, Rama mengungkapkan impian besarnya. "Cita-citaku ingin menjadi CEO dunia seperti Elon Musk,” ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga: Dorong UMKM Go Digital, Tiar Karbala Turun ke Surabaya

Mendengar itu, Emil berbagi kisah tentang perjalanannya meraih gelar doktor di usia 22 tahun. Ia memotivasi Rama agar konsisten mengejar impian dan terus mengembangkan diri melalui pendidikan yang lebih tinggi.

Keinginan Rama untuk bertemu Presiden Prabowo juga turut disampaikan di hadapan Emil. 

"Jika diberi kesempatan, saya ingin bertemu Presiden,” ungkapnya.

Prestasi yang ditorehkan Rama tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Bojonegoro. Harapannya, semakin banyak anak Indonesia yang bisa mengukir prestasi dan menginspirasi generasi mendatang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.