Rabu, 17 Jun 2026 13:53 WIB

Disnakeswan Lamongan Sisir Lapak Hewan Kurban, Pastikan Standar Kesehatan

Pemeriksaan Kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Pemeriksaan Kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk menjamin kesehatan hewan kurban jelang Idul Adha, Dinas Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan meningkatkan pengawasan di titik penjualan hewan kurban.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sofiah Nurhayati mengatakan, pemeriksaan ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, bahwa hewan yang diperdagangkan dalam kondisi sehat dan layak jual.  

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

“Memastikan ternak bakal calon kurban dalam keadaan sehat sesuai persyaratan dan tidak menunjukkan gejala-gejala penyakit hewan menular,” tutur Sofi sata ditemui di kantornya, Selasa (3/6/2025).

Pemeriksaan kesehatan hewan intensif dilakukan sejak tanggal 26 Mei 2025 hingga H-1 Hari Raya Idul Adha.

“Pelaksanaannya setiap hari dan mulai intensif dari tanggal 26 Mei 2025 sampai H-1 pelaksanaan kurban. Untuk lokasinya di lapak-lapak sekitar Kecamatan Lamongan, Tikung, Kembangbahu, dan Mantup,” tambahnya. 

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Melibatkan 140 petugas terdiri dari 41 orang dokter hewan, 62 orang petugas dinas (paramedik veteriner, pengawas bibit ternak, penyuluh, pengawas mutu pakan, dan lainnya), 15 orang mahasiswa Fakultas Peternakan UNISLA, 5 orang mahasiswa FKH Universitas Brawijaya, 8 orang mahasiswa FKH UWKS, dan 9 orang Siswa SMK Muhammadiyah 6 Modo yang akan diterjunkan di 27 kecamatan. 

Sementara itu, Sofi memastikan keteraediaan hewan ternak di Lamongan telah mencukupi kebutuhan. Yangmana populasi kambing/domba terdapat 176.578 ekor, serta sapi 107.030 ekor.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

“Populasi sudah mencukupi, namun pembelian hewan kurban bisa dari mana saja tergantung pembeli. Seringnya masyarakat juga mengambil dari Kabupaten sekitar seperti Mojokerto, Probolinggo, Pasuruan, dan kabupaten lain,” ujarnya.

Selama proses pemeriksaan hewan ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) kepada pedagang dan peternak, untuk turut serta dalam meminimalisir persebaran penyakit hewan menular dengan menjaga biosecurity lingkungan maupun personal.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.