Selasa, 16 Jun 2026 11:35 WIB

Pendekatan Humanis Polres Lamongan Tangani Aksi Konvoi Para Pendekar

Kapolres Lamongan saat memberikan pengarahan pendekar. (Foto: Polres Lamongan/jatimnow.com)
Kapolres Lamongan saat memberikan pengarahan pendekar. (Foto: Polres Lamongan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pendekar yang diamankan gegara konvoi liar di jalan raya mendapat perhatian serius Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto. Mereka yang hendak menggeruduk Polres Lamongan, pada Minggu (1/6/2025) kemarin berhasil diminimalisir.

Ratusan peserta konvoi yang didominasi pemuda dan pelajar tersebut diamankan dan mendapat arahan khusus.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Dalam arahannya, Kapolres Lamongan meminta para orang tua untuk memberikan pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kami dari Polres Lamongan menyampaikan kepada Bapak/Ibu sekalian agar menyampaikan kepada anak-anak untuk tidak mengulangi atau mengikuti ajakan yang memprovokasi," ujar AKBP Agus Dwi Suryanto.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Beliau juga menegaskan bahwa para pemuda tersebut sudah diambil sidik jari dan foto, sehingga jika kembali melakukan pelanggaran serupa akan diproses hukum.

“Kami mohon maaf kepada Bapak/Ibu semua, dikarenakan adik-adik ini terprovokasi dan memprovokasi temannya, akhirnya kami tindak tegas agar tidak ada korban lagi,” tambahnya.

Baca Juga: Pria Asal Gresik Ajak Anak dan Istri Curi Pompa Air di Lamongan

Kapolres Lamongan menitipkan para pemuda kepada keluarganya masing-masing agar dibina dan tidak mengulangi perbuatan tersebut. 

“Kami dari Polres Lamongan memberikan pembinaan agar kalian sadar. Kalian sekarang sudah menyusahkan orang tua kalian, jangan sampai terulang kembali. Masa depan kalian masih panjang, jangan digunakan untuk hal-hal negatif,” pesan Kapolres di akhir arahannya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.