Senin, 15 Jun 2026 05:16 WIB

Unisda Lamongan Jajaki Kerjasama Bidang Perlindungan Pekerja Migran

Diskusi terbatas BP2MI dan Staf Ahli Kementerian Pekerja Migran di Unisda Lamongan (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Diskusi terbatas BP2MI dan Staf Ahli Kementerian Pekerja Migran di Unisda Lamongan (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan menggelar diskusi terbatas dengan membahas urgensi perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran.

Masih dengan komitmenya, mencetak lulusan berdaya saing global. Unisda kali ini menjalin sinergi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Unisda tertarik mengembangkan kurikulum global yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja internasional.

Kerja sama ini diwujudkan melalui diskusi terbatas yang melibatkan Staf Ahli Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Prof. Dr. Moch Chotib, S.Ag., MM., CPE, serta Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Halawarnana, S.IP., M.Si. 

Bertempat di ruang rapat Rektorat Unisda, kegiatan ini menjadi momentum awal penyelarasan pendidikan tinggi dengan realitas migrasi kerja profesional.

"Perguruan tinggi harus menjadi bagian penting dalam ekosistem perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia, salah satunya melalui kurikulum yang terstandar global," ujar Prof. Chotib dalam sesi pemaparan, Selasa (27/5/2025).

Senada, Kepala BP3MI Jatim menekankan pentingnya peran kampus dalam mencetak SDM yang siap kerja di luar negeri secara legal, profesional, dan tersertifikasi. 

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Senat Unisda, Rektor beserta jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta Kepala Sekolah SMK NU 1 Karanggeneng. Tak hanya dosen dan pengelola program studi, perwakilan mahasiswa pun ikut berpartisipasi aktif dalam menyumbang gagasan.

Respon positif juga disampaikan oleh Prof. M. Afif Hasbullah, Guru Besar Ilmu Hukum UNISDA Lamongan sekaligus Ketua KPPU RI 2022–2024. Ia menegaskan bahwa perlindungan pekerja migran bukan semata persoalan kebijakan dan birokrasi, tetapi juga menyentuh aspek keadilan sosial dan hak asasi manusia yang harus dikawal melalui pendekatan ilmiah dan kritis.

“Perguruan tinggi, khususnya dengan kapasitas akademik yang kami miliki, dapat menjadi bagian penggerak bagi pelindungan yang lebih berkeadilan. Kami siap mendirikan Pusat Studi Pelindungan Pekerja Migran di Unisda sebagai bentuk komitmen nyata kami,” ujar Prof. Afif.

Dari forum ini, sejumlah langkah strategis mulai dirancang. Mulai dari pengembangan kurikulum adaptif berbasis kompetensi global, penyusunan modul pelatihan pra-kerja luar negeri, pembentukan Pusat Layanan Karier Internasional, hingga peningkatan literasi migrasi aman di lingkungan kampus.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nasrullah, S.E., M.M,. mengungkapkan bahwa dengan kegiatan ini dirinya ingin memastikan lulusan Unisda bisa bersiang secara global.

"Tidak hanya mampu bersaing secara lokal, tetapi juga siap berkiprah di dunia internasional dengan tetap membawa identitas keislaman dan kebangsaan,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Unisda dan BP2MI akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah konkret pelaksanaan berbagai program yang telah dirancang. Implementasi awal akan meliputi pelatihan intensif dan sosialisasi program migrasi aman, serta integrasi materi ketenagakerjaan internasional ke dalam kurikulum.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.