Senin, 22 Jun 2026 04:00 WIB

Kisah Calon Jamaah Haji Tertua Berusia 1 Abad asal Lamongan

Nenek Akiyat (tengah berkrudung hijau) ketika menyiapkan barang bawaan haji 2025. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Nenek Akiyat (tengah berkrudung hijau) ketika menyiapkan barang bawaan haji 2025. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Akiyat, calon jamaah haji (CJH) asal Lamongan yang kini memasuki usia 100 tahun.

Akiyat binti Ngat tercatat sebagai jamaah tertua yang menunaikan ibadah haji tahun keberangkatan 2025 dari program prioritas lansia Kementerian Agama.

Baca Juga: Pelunasan Biaya Haji Kabupaten Lamongan Rp35,9 Juta Dibuka Hari Ini

Lebih bahagianya lagi, Nenek Akiyat berangat dengan 6 anggota keluarganya diantaranya anak kandang dan mantu.

Meskipun masuk usia lanjut, Akiyat mengaku bersyukur bisa berangkat haji pada tahun ini.

Akiyat binti Ngat merupakan warga Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Lamongan, yang lahir pada 9 Desember 1925. Tercatat, mendaftar pada tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Berkah Musim Haji, Pedagang Oleh-oleh di Lamongan Raup Untung Puluhan Juta

Seperti diketahui, Nenek Akiyat menjadi salah satu dari 79 CJH lansia asal Lamongan yang akan berangkat pada tahun ini.

Cucu Akiyat, Tutus, mengaku tidak menyangka neneknya bisa berangkat haji pada tahun ini.

"Ketika kami mendapat kabar bahwa nenek akan berangkat haji, seluruh keluarga merasa haru dan bahagia. Nenek pun tidak henti-hentinya menangis mendengar kabar tersebut," ungkap Tutus, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga: Jamaah Haji Termuda asal Lamongan Ungkap Keajaiban Tirakat Orang Tua

Pihak keluarga berharap agar nenek mereka dapat selamat sampai ke Tanah Suci dan kembali ke Tanah Air dengan sehat, serta menjadi haji yang mabrur dan diridhoi Allah SWT.

"Kami semua mendoakan yang terbaik untuk nenek. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami," tambah Tutus.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.