Sabtu, 20 Jun 2026 12:32 WIB

Berkah Musim Haji, Pedagang Oleh-oleh di Lamongan Raup Untung Puluhan Juta

Keluarga jamaah haji Lamongan saat berbelanja oleh-oleh haji. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Keluarga jamaah haji Lamongan saat berbelanja oleh-oleh haji. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Musim haji menjadi berkah tersendiri bagi pedagang oleh-oleh dan perlengkapan haji di Kabupaten Lamongan.

Hal itu yang dirasakan H. Iwan Wijianto, pemilik toko oleh-oleh yang berada di Pasar Baru, Kota Lamongan. Keuntungan saat musim haji ini tembus hingga dua kali lipat atau sebesar Rp20 juta per hari.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Sejak keberangkatan biasanya keluarga jamaah mulai berdatangan untuk memesan terlebih dahulu oleh-oleh dan perlengkapan haji," ungkap H. Iwan, Kamis (30/5/2024).

Konsumen memesan jauh-jauh hari karena kebanyakan dari mereka ingin lebih mempersiapkan penyambutan kepulangan jamaah haji yang dijadwalkan pada 24 Juni 2024 mendatang.

"Kenaikan omzet juga disebabkan karena jumlah jamaah haji tahun ini juga diketahui bertambah dari tahun lalu," bebernya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Barang yang diburu konsumen biasanya meliputi jilbab, kambal, sejadah, kopiah putih, hingga pernak-pernik seperti tasbih. Kemudian, untuk makanan mulai dari kacang arap, kurma, air zam-zam, coklat.

"Konsumen kebanyakan dari semua kawasan Lamongan dan sebagian asal daerah Gresik," bebernya.

Sementara itu, salah satu pembeli Asmaun asal Kecamatan Sukodadi mengungkalkan bila oleh-oleh dan perlengkapan haji harus dicari di Indonesia karena jumlah barang bawaan dibatasi oleh pihak maskapai penerbangan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Tradisinya itu kan, ziarah haji jadi jamaah haji maklumnya menyuguhkan oleh-oleh entah air zam-zam atau pernak pernik haji jilbab, kambal atau tasbih sampai kopiah putih," katanya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.