Kamis, 11 Jun 2026 03:21 WIB

Kisah Kartini Driver Ojol di Jember, Sering Dipepet Penumpang Iseng

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 21 Apr 2025 19:09 WIB
Para perempuan driver ojek online Jember saat berkumpul. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Para perempuan driver ojek online Jember saat berkumpul. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komunitas Ojek Online (Ojol) Kartini Jember sering mendapatkan perlakukan kurang nyaman dari beberapa penumpang yang iseng dan tidak mengenakkan.

Ditemui di salah satu tempat, Ketua Kartini Jember menyampaikan, komunitas ini sebagai wadah para ojol perempuan yang ada di Jember, dari berbagai aplikasi Gojek, Grab dan sebagainya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dengan komunitas ini, tentu memberi keamanan dan perlindungan terhadap pekerja ojol yang didominasi dari kaum hawa tersebut.

"Saya mantau (di grup WhatsApp) mereka kalau dapat orderan malam hari. Jadi gunanya grup, dapat orderan jauh bisa share loc bila ada sesuatu," kata Lesly, Senin (21/4/2025).

Menurutnya, sementara ada sekitar 15 driver yang tergabung dengan Kartini Jember. Bahkan setiap bulan Ramadhan, komunitas ini menyantuni 45 anak yatim piatu dengan tujuan berbagi.

"Kita driver perempuan, biasanya ada customer iseng. Banyak, contohnya customer cowok boncengnya mepet (nempel) banget. Kita sampaikan (teguran), tapi jawabnya mesti di kota lain juga seperti ini gak papa," akunya.

"Saya jawab, kita jual jasa untuk mengantar penumpang, bukan jual diri. Saya turunkan, dan kita laporan langsung ke kantor. Ada tombol darurat," sambung Lesly.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Jadi semisal ada customer yang jahil, melakukan perbuatan tidak menyenangkan, maka bisa pencet tombol darurat di aplikasi.

Terlebih lagi bila malam hari, para ojol Kartini Jember sangat mengkhewatirkan bagi rekan-rekannya.

"Malam masih ada, bahkan sampai pagi. Tapi dikawal sama teman-teman laki-laki," ungkap Lesly.

Untuk komunitas Kartini Jember mereka berjuang membantu ekonomi suami dan bahkan juga ada sebagai tukang punggung karena single parent.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Lesly berharap, adanya keinginan dan keamanan dari dari perusahaan, mengingat anggotanya didominasi kaum hawa.

"Keinginan, keamanan dari perusahaan diperhatikan driver perempuannya. Ada perhatian lebih, perhatian khusus untuk driver perempuan," pintanya.

Dengan peringatan Hari Kartini 21 April 2025, driver ojol merupakan sosok pejuang rupiah yang ada di Jember, dan sangat rentan dengan perlakukan konsumen jahil dan kejahatan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.