Kamis, 18 Jun 2026 01:07 WIB

Hadiri HUT Sekti Jember, Wabup Djoko: SK TORA Sudah Diteken Pak Menteri

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 17 Apr 2025 08:00 WIB
Wabup Djoko bersama Kepala BPN Jember hadiri HUT Sekti Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Wabup Djoko bersama Kepala BPN Jember hadiri HUT Sekti Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati Djoko Susanto menyatakan, ribuan Surat Keputusan (SK) Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sudah diteken atau ditandatangani Menteri Kehutanan. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Hari Ulang Tahun Serikat Tani Independent (Sekti) Jember ke-22,

"Alhamdulillah SK pelepasan hutan sebagai obyek TORA di Jember sekitar 330 hektar, SK sudah ditandatangani oleh Pak Menteri Kehutanan. Tinggal menunggu acara penyerahan SK. Ada 330 hektare itu akan dibagi atau diserahkan kepada 6000 masyarakat. Cara ini yang harus kita lakukan sebagai seorang pemimpin," kata Wabup, Rabu (16/4/2025). 

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Petani sebagai pahlawan pangan, menurut Wabup Jember, seharusnya pimpinan bisa memikirkan mereka. Karena dari tangan petani inilah, semua memperoleh pangan hingga mampu menopang masyarakat. 

Namun demikian, masih banyak tantangan yang dihadapi petani, mulai masalah pupuk, permodalan, harga dan dampak perubahan iklim. 

"Petani hari ini juga masih belum mendapatkan perhatian dari pemimpinnya. Ini sebuah fakta yang perlu perlu diurai dan carikan solusinya," tegasnya. 

Ke depan, Djoko mengatakan, urusan petani harus diurus secara kolaborasi, bersama BPN, Bulog, Dinas Pertanian, Pupuk Indonesia, Forkopimda, Asosiasi, semua harus untuk urusan pangan dengan bermuara memberi perhatian ke petani. 

"Saya terima kasih kepada Kepala BPN Jember Bapak Akhyar yang telah mengusulkan obyek TORA. Yang bersumber dari kawasan hutan," sebutnya. 

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Seminggu kemudian, Djoko lalu berkomunikasi dengan Kementerian Kehutanan di Jakarta dan pelepasan lahan hutan sebagai obyek TORA seluas 330 hektare di Jember sudah ditandatangani. 

"Cara ini yang harus kita lakukan sebagai pemimpin. Bila perlu atas nama dan untuk masyarakat, dibantu dengan ngemis kita gak papa. Jadi untuk keperluan panjenengan (anda) semua, saya siap jadi pengemis," ujarnya. 

Sedangkan Kepala Kantor BPN Jember Akhyar Tarfi menambahkan, jika semua usulan ini sudah diatur di Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang percepatan reforma agraria. 

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Bagaimana kepentingan masyarakat untuk bisa memiliki tanah. Karena regulasi harus diikuti, ini tidak mudah. Tapi saya yakin, dengan sabar petani akan dapat tanah itu," tuturnya. 

"Perjuangan ini belum tuntas, kami siap mengawal dan apapun kendalanya, pasti bisa diselesaikan. Bagaimana ketahanan pangan bisa dirasakan petani, khususnya masyarakat jember bisa sejahtera," tandasnya.  

 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.