Jumat, 19 Jun 2026 07:09 WIB

Anak Korban Pembunuhan Janda di Trenggalek Dapat Pendampingan Psikologi

Polisi saat lakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi saat lakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - MN (10) anak korban pembunuhan yang selamat di Trenggalek akan mendapat layanan pendampingan psikologis dari Pemkab Trenggalek. Untuk kondisi kesehatan anak korban sudah baik dan sudah pulang ke rumah.

Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Trenggalek, Christina Ambarwati mengatakan, anak korban pembunuhan yang selamat dipastikan mendapatkan pendampingan psikologis untuk mengatasi trauma yang dialaminya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Namun karena anak korban berasal dari Ponorogo, maka akan dilakukan pendampingan lintas kota.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinsos Ponorogo dan Dinsos Provinsi Jatim untuk memberikan pendampingan kepada anak korban yang selamat dari peristiwa pembunuhan itu," ujarnya, Rabu (16/04/2025).

Pendampingan psikologi akan dimulai dengan mengunjungi rumah anak korban. Hal ini penting dilakukan sebagai langkah pendampingan korban untuk memulihkan kondisi psikisnya.

"Pendampingan yang dilakukan kepada anak korban akan menggunakan pendekatan psikologi klinis," jelasnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Dinsos PPPA Trenggalek juga memastikan anak korban mendapatkan pendampingan saat menjadi saksi dalam kasus pembunuhan yang menghilangkan nyawa ibunya YN (34).

"Karena peristiwa pembunuhan terjadi di Trenggalek, maka kami akan dampingi anak korban sebagai saksi selama proses hukum yang berjalan," ungkapnya.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 9 April 2025 di sebuah kamar hotel di Trenggalek. Adapun tersangka pembunuhan adalah Slamet Efendy (41) yang merupakan kekasih dari korban YN (31).

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sebelum mengeksekusi, tersangka menjemput anak korban NM (10) ke sekolah dan dibawa ke Hotel Jaas Trenggalek. NM sempat disekap dan menjadi sandera oleh tersangka, agar korban YN mau menemui di hotel.

Dalam pertemuan tersebut, tersangka memukul anak korban menggunakan palu ketika korban YN menyangkal masih berkomunikasi dengan mantan suaminya. Akhirnya tersangka marah dan mengeksekusi YN menggunakan palu hingga meninggal dunia. Sedangkan anak korban selamat, meski mengalami luka serius pada bagian kepala dan dada akibat hantaman palu dari tersangka.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.