Selasa, 16 Jun 2026 00:30 WIB

Vinanda Sidak Kelurahan Bangsal: 3 ASN Tak di Kantor-Pemahaman Program Mapan Kurang

  • Penulis :
  • | Selasa, 15 Apr 2025 14:20 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat sidak di Kelurahan Bangsal. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat sidak di Kelurahan Bangsal. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Selasa (15/4/2025). Dia ingin memastikan kedisplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) demi mewujudkan pelayanan yang optimal untuk masyarakat.

Sayangnya, dalam sidak hari ini, Mbak Vinanda masih menemukan tiga ASN yang tidak hadir di sana. Datang sekitar pukul 08.00 WIB, baru ada 7 dari 10 ASN yang terlihat berada di kantor.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Yang pertama saya ingin melihat jumlah kehadiran, saya ingin memastikan terkait kehadiran dan kedisplinan ASN yang ada di Kelurahan. Tadi saya hadir di sini ada 7 orang dan jumlah anggota ASN di sini ada 10 orang, ada 3 tadi disampaikan masih keluar tapi sepertinya belum hadir,” kata Mbak Vinanda.

Mbak Vinanda pun mengingatkan pentingnya disiplin ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Saya juga mengingatkan seluruh anggota di kelurahan, kita harus disiplin karena kita adalah pelayan masyarakat dan kita harus bisa memberikan contoh untuk masyarakat. Kalau kita baik insya Allah masyarakatnya juga baik,” tambahnya.

Bukan hanya hadir tepat waktu, Mbak Vinanda juga menekankan bahwa ASN harus bekerja sungguh-sungguh dengan penuh tanggung jawab.

“Yang ingin saya pastikan bukan hanya tepat waktu saja tapi bagaimana mereka bisa melakukan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh, itu yang ingin saya pastikan,” tegasnya.

Selain kedisiplinan, Mbak Vinanda juga menyayangkan masih kurangnya pengetahuan ASN tentang program kerja Mapan. Menurutnya ada beberapa ASN yang belum mengetahui program yang diusung Mbak Vinanda bersama Gus Qowim itu.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

“Tadi juga ada yang belum tahu program visi-misi Mapan, menjadi PR dan tugas untuk beliau-beliaunya agar (memahami) visi-misi Mapan. Sehingga pemerintah kota, kelurahan sampai ke bawah itu sinkron,” jelasnya.

Menurut Mbak Vinanda, ketika seluruh ASN paham akan program tersebut, Pemerintah Kota Kediri akan bisa mengatasi tantangan dan kendala di lapangan, sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat.

Alumnus Kenotariatan UNAIR Surabaya itu pun mengaku sangat terbuka dengan saran dari para ASN. Mereka boleh menambahkan program-program yang langsung berdampak positif untuk masyarakat.

“Ketika istilahnya ada yang tidak baik atau adanya kendala terkait realisasi program maka saya harapkan beliau-beliau juga bisa membantu, tantangan-tantangan, kendala-kendala dalam realisasi program,” terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Ketika program ini tidak baik, beliau-beliau ini istilahnya boleh menyampaikan sarannya. Sehingga program ini tepat sasaran, menyentuh masyarakat dan berdampak positif,” sambung wali kota termuda di Indonesia itu.

Selain di Kelurahan Bangsal, Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) itu juga melihat gedung baru Dinas Komunikasi dan Informatika. Dia ingin memastikan pelayanan tak terganggu selama proses pemindahan kantor.

Pemerintah Kota Kediri pun memastikan akan berupaya memberikan fasilitas yang optimal demi pelayanan masyarakat

“Ini (Kominfo) masih proses pemindahan. Jaringan masih di sana. Ditargetkan bulan ini semua pindah disini. Yang jelas pemerintah akan selalu berupaya bagaimana ASN bisa bekerja optimal dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan. Kan tujuannya ASN ini memberikan pelayanan untuk masyarakat,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.