Minggu, 21 Jun 2026 07:54 WIB

Pemkot Kediri Gandeng Polda Jatim Gelar Tes Kesehatan Jiwa dan Psikologi ASN

  • Penulis :
  • | Senin, 14 Apr 2025 14:35 WIB
Vinanda saat membuka tes kejiwaan ASN. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Vinanda saat membuka tes kejiwaan ASN. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Kota Kediri bekerja sama dengan Polda Jawa Timur menggelar Tes Kesehatan Jiwa (MMPI) dan Tes Psikologi untuk seluruh pejabat eselon II hingga fungsional ahli madya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Ruang Soekarno Hatta, BKPSDM Kota Kediri, mulai Senin (14/4/2025).

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memetakan potensi aparatur sipil negara (ASN) berdasarkan aspek kepribadian, kecerdasan emosional, dan stabilitas mental.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Jadi hari ini dilakukan tes kesehatan jiwa ada dua tes, tes kesehatan jiwa dan besok tes psikologi,” kata Vinanda.

Ia menegaskan pentingnya tes ini sebagai salah satu upaya dalam menerapkan sistem merit dalam birokrasi.

“Tujuan dilakukan tes ini yaitu untuk memetakan potensi potensi yang dimiliki oleh ASN yaitu dari aspek kepribadian, kecerdasan emosional dan stabilitas mental, karena ASN adalah garda terdepan yang memang harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya Kota Kediri,” jelasnya.

Kepala daerah termuda di Indonesia ini menambahkan bahwa hasil tes akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan lebih lanjut terhadap ASN.

“Dari hasilnya nanti akan kita lihat dan tentunya kita akan lakukan pembinaan. Jika hasilnya bagus alhamdulillah, kalau hasilnya kurang memuaskan tentunya kita akan melakukan pembinaan, karena mereka ini juga perlu diperhatikan kesejahteraannya, dan kegiatan ini merupakan kepedulian pemerintah untuk kesejahteraan ASN dari segi psikologis,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, mengatakan bahwa inisiatif ini berasal dari arahan langsung Wali Kota Kediri.

“Jadi acara tes kesehatan jiwa dan psikotes ini adalah atas arahan dan keinginan dari mbak walikota ada beberapa tujuan, antara lain untuk menilai kemampuan dari personal pejabat terhadap hal-hal yang normatif, terhadap hal-hal dari kinerja dan juga kemampuan sosial dan juga komunikasinya. Semua itu ingin dilihat dengan nanti akan diketahui kekurangannya apa, sehingga bisa ditingkatkan dengan apa,” ungkapnya.

Terkait apakah hasil tes ini akan menjadi dasar dalam rotasi atau mutasi jabatan, Nurdin menyatakan, “barang bisa menjadi suatu pertimbangan.”

Menurutnya, tes kesehatan jiwa baru pertama kali dilakukan untuk seluruh pejabat eselon II ke bawah. Sebelumnya, tes ini hanya dilakukan saat seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau seleksi eselon II. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Kediri menggandeng tim profesional dari Polda Jatim yang dinilai lebih berpengalaman dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Yang mengikuti kegiatan ini antara lain Sekretaris Daerah Bagus Alit, Pj Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara AKBP Nugroho Eko, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, kepala BUMD, hingga fungsional ahli madya, dengan jumlah peserta mencapai 148 orang.

Terkait hasil tes, Un Achmad menjelaskan bahwa tim akan menganalisis grafik yang dihasilkan dari tes MMPI. “Untuk secara global, grafis itu nanti malam, besok pagi sudah diketahui. Sehingga besok itu apabila ditemukan yang janggal, bagi timnya aneh, mungkin dilakukan diskusi ulang, untuk nilainya aneh atau diluar pola, akan dilakukan pendalaman,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil dari tes ini tidak berupa nilai numerik, melainkan berupa grafik yang menggambarkan kondisi psikologis peserta.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.