Senin, 15 Jun 2026 22:22 WIB

Dikeroyok Sesama Suporter, Korban: Saya Harap Aremania Lebih Bijak

Muslimin saat melihat hasil rontgen tulang rusuknya yang retak
Muslimin saat melihat hasil rontgen tulang rusuknya yang retak

jatimnow.com - Muslimin (27), korban pengeroyokan sesama Aremania (sebutan suporter Arema FC) saat laga Persebaya vs Arema kemarin, Sabtu (6/10/2018) masih tergolek lemas saat ditemui awak media di RST Soepraoen, Malang, Minggu (7/10 /2018).

Muslimin datang ke rumah sakit untuk melakukan kontrol kembali pascaperawatan di UGD Sabtu malam lantaran kesakitan setelah dikeroyok sesama Aremania.

Kepada awak media, Muslimin di diagnosa mengalami retak di bagian tulang rusuk. Meski demikian, kondisinya sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Pria yang akrab disapa Ambon ini menceritakan, dirinya sempat pijat setelah pulang dari Stadion Kanjuruhan, namun oleh sang tukang pijat disarankan ke sangkal putung lantaran ada benjolan yang mencurigakan.

"Saya dibawa pulang oleh teman-teman. Sempat pijat juga, tapi sampai di Karangduren, Pakisaji tidak kuat lagi menahan sakit. Akhirnya sama istri di bawa rumah sakit sini (RST Soepraoen),"ceritanya.

Oleh Rumah Sakit, Muslimin disarankan menjalani rawat inap, namun ia enggan dan memilih rawat jalan dan kembali untuk kontrol kesehatan pada Minggu petang.

Saat ditanya adakah langkah hukum yang ditempuh, Ambon mengaku enggan melakukannya. Alasanya lantaran yang mengerokyoknya adalah rekan sesama suporter (Aremania).

"Simpel saja, mereka juga sesama Aremania. Masak mau saya laporkan. Tapi saya harap semua Aremania lebih bijak. Tidak semuanya diteriaki Bonek, langsung dipukuli. Kan belum tentu juga, kalau seperti saya yang sesama Aremanianya, bagaimana?" pungkas Muslimin.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.