Selasa, 16 Jun 2026 20:40 WIB

Gubernur Khofifah Perintahkan Apindo Jatim Hindari PHK, Ini Alasannya

Khofifah (kanan) foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Khofifah (kanan) foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim menghindari PHK. Ia mengajak untuk bersama-sama mencari dan mengidentifikasi peluang yang bisa dilakukan di tengah kondisi perekonomian saat ini. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menyampaikan arahan pada sharing ide dan gagasan dengan Apindo Jatim yang dipandu oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"Saya mengajak Apindo untuk terus berikhtiar membaca, mencari dan mengidentifikasi peluang di tengah kondisi ekonomi global saat ini. Saya ingin kita memaknai kondisi sebagai sebuah ruang dibalik tantangan selalu ada peluang," kata Gubernur Khofifah, dalam siaran resminya, Kamis (10/4/2025).

Seperti diketahui, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan kebijakan tarif dasar semua impor AS, dengan tarif lebih tinggi untuk beberapa negara termasuk 32% untuk barang-barang yang diimpor dari Indonesia. Hal ini tentu menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kinerja ekspor Jatim.

"Tentu ini akan berpengaruh terhadap ekspor kita ke Amerika," jelas Khofifah.

Khofifah juga menggali data dari Apindo tentang sektor-sektor yang terdampak dari kebijakan Trump. Ia juga segera memetakan di titik-titik mana Pemprov Jatim dapat melakukan intervensi serta mengkordinasikan dengan Pemerintah Pusat.

"Sehingga hal tersebut diharapkan bisa menjadi rekomendasi-rekomendasi efektif yang bisa diteruskan ke Pemerintah Pusat," katanya.

Bagi dia, penting sekali saat ini untuk menjaga kondisi tetap kondusif agar kepercayaan publik pun tetap terjaga. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan berkolaborasi, bersinergi dengan berbagai institusi terkait.

Misalnya aparat penegak hukum (APH) yang memang berada di wilayah tersebut diajak dan dilibatkan dalam menjaga kondisi aman kondusif.

"Insyaallah kami sangat memahami ini, sebuah sistem yang harusnya saling memberikan mutual understanding" ucapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Di kesempatan ini, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Apindo yang telah berupaya untuk tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan-karyawannya.

"Terima kasih atas upaya yang dilakukan tidak mem-PHK, mungkin yang dilakukan adalah opsi selanjutnya yaitu dengan mengurangi jam kerja atau hari kerja" tutupnya.

Sementara Ketua Dewan Pembina Apindo Jatim, Alim Markus menyampaikan kebijakan impor Presiden Amerika Serikat pasti berdampak kepada pengusaha. 

Pemerintah diharapkan tetap fokus untuk dapat memetakan opsi-opsi yang bisa dilakukan agar pengusaha bisa tetap bertahan di tengah kondisi global saat ini. 

Ia juga meminta agar Pemerintah bisa menjaga kondusivitas wilayah sehingga pengusaha bisa terus memaksimalkan produktivitas sembari terus mencari peluang pasar lain selain AS.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Pemimpin perusahaan itu harus tegas dan bisa merangkul semuanya, pengusaha juga selalu punya kegigihan," katanya.

Di sisi lain ia menuturkan bahwa Apindo tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tetapi menyalurkan ke perusahaan-perusahaan baru yang membutuhkan karyawan.

"Kami tidak ada PHK, kami salurkan ke perusahaan-perusahaan baru yang membutuhkan karyawan," imbuhnya. 

Turut hadir dalam diskusi tersebut Ketua DPRD Jatim Musyafak, Wakil Ketua I DPRD Jatim Deny Wicaksono, Wakil Ketua IV DPRD Jatim Sri Wahyuni, Sekretaria Daerah Prov. Jatim Adhy Karyono, jajaran pengurus Apindo Jatim, Kepala Disperindag Jatim, Kepala Disnakertrans Jatim, Kepala DPMPTSP Jatim, dan Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Jatim.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.