Senin, 15 Jun 2026 21:28 WIB

Ada 100 Jukir di Pantai Cemara Jember, Wabup: Berarti Potensi Besar

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 09 Apr 2025 09:18 WIB
Wabup Djoko Susanto bersama pimpinan DPRD Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Wabup Djoko Susanto bersama pimpinan DPRD Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati Jember Djoko Susanto meminta Dinas Pariwisata (Dispar) untuk mengembangkan atau memberi sentuhan secara profesional tempat wisata Pantai Cemara yang berpotensi besar.

"Saya lihat ada potensi yang baik, besar yang perlu kehadiran pemerintah. Dalam konteks itu, prinsip yang akan dikembangkan memfasilitasi, mendorong, apa yang dilakukan masyarakat tanpa mengambil alih kreatifitas masyarakat yang ada," kata Djoko, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Tunggakan Tembus Rp197 Juta, Aliran Listrik Rusunawa di Probolinggo Diputus

Wabup menyampaikan, saat libur lebaran kemarin ia sempat datang ke lokasi wisata tersebut. Bahkan ia mendapat informasi di tempat wisata itu ada 100 tukang parkir.

"Seperti kemarin, di Pantai Cemara saja informasi ada 100 juru parkir (jukir) pendapat mereka per hari Rp200 ribu. Berarti kalau 100 berarti Rp20 juta, itu dari sektor parkir saja. Berarti berpotensi besar di situ, belum lagi ada infomasi beberapa mancanegara kemarin sudah ada yang kesana. Artinya sudah ada yang melihat, sehingga potensi wisata di sana perlu untuk dikembangkan," papar dia.

Maka dari itu, Wabup meminta pada Kepala Dinas Pariwisata untuk memprioritaskan pengembangan tempat wisata tersebut.

"Saya minta kemarin Pak Rudi Kadispar, untuk memprioritaskan lokasi tersebut, untuk ditangani supaya lokasi lebih mendapatkan sentuhan profesional. Diharapkan, akan menjadi kegiatan masyarakat hingga sejahtera, dan ujungnya ada retribusi ke pemerintah daerah," lanjutnya.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Karena menurut Djoko, Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukan harus hanya kegiatan usaha, tapi lebih cocok diperoleh dari retribusi, sehingga tidak mematikan usaha masyarakat.

Itulah salah satu yang disampaikan Wabup. Djoko saat sharing dengan pimpinan dan perwakilan anggota DPRD Jember.

"Tentu tadi masih sharing, biar nanti secara resmi yang melakukannya. Setidaknya unsur pimpinan, harus membangun yang sama dan selebihnya dilakukan secara formil," urainya.

Baca Juga: Bising Kota Malang Tiba-tiba Hilang di Tempat Ini

Sedangkan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menambahkan, selain halal bihalal juga ada beberapa yang dibahas atau sharing dengan Wakil Bupati Djoko Susanto.

"Pembicaraan tentang yang menyangkut kebijakan masyarakat Jember, tentu kami berdiskusi atau sharing dengan wakil DPRD," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.