Rabu, 17 Jun 2026 06:57 WIB

Puskesmas Datangi Rumah Warga Korban Keracunan Massal di Mojokerto

Petugas Puskesmas saat melakukan pengobatan di salah satu rumah warga korban keracunan massal
Petugas Puskesmas saat melakukan pengobatan di salah satu rumah warga korban keracunan massal

jatimnow.com - Efek keracunan yang menimpa warga Dusun Sukomangu, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang masih dirasakan beberapa warga. Dari 77 korban yang keracunan, sekitar 27 orang masih merasakan keluhan. Mengantisipasi hal ini Puskesmas mendatangi rumah-rumah tiap warga.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Keracunan massal itu dipucu dari berkat atau makanan dari pengajian rutin di rumah Ali Mustofa, warga setempat, Kamis (04/10/2018) kemarin. Menindaklanjuti korban keracunan tersebut, pihak Puskesmas Gondang beserta  Bidan Desa Karangkuten melakukan pemeriksaan dan pengobatan lanjutan, Minggu (07/10/2018).

Kepala Puskesmas Gondang, Nunun Agung mengatakan, pengobatan dan pemeriksaan itu ditujukan kepada korban keracunan yang masih ada keluhan. Pengobatan itu dilakukan petugas Puskesmas Gondang dari rumah ke rumah.

"Ada sekitar  23 orang yang kami obati di rumah. Kemudian ada tiga orang yang berobat ke Ponkesdes (Pondok Kesehatan Desa) dan 1 orang masih menjalani opname di RS Sumberglagah, Kecamatan Pacet," ungkapnya, Minggu (07/10/2018).

Sementara itu, Suwatik, Bidan Desa Karangkuten menjelaskan keluhan terbanyak mereka adalah pusing lemes, mual, diare dan masih kembung seperti sakit maag.

"Terkait penyembuhan, tergantung reaksi tubuh dari masing-masing orang," kata Suwatik.

Menurutnya, selain orang-orang warga yang masih mengeluh pusing, lemas dan diare, sudah mulai beraktifitas normal seperti biasanya.

 

 

Baca Juga: Keracunan Massal MBG di Surabaya, BGN dan Dinkes Temukan Pelanggaran SOP

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.