Selasa, 23 Jun 2026 04:32 WIB

Menikmati Nasi Tiwul Dipadu Lauk Ikan Laut Segar Khas Pacitan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 07 Okt 2018 15:20 WIB
Nasi Timul dengan lauk pauknya yang khas Pacitan
Nasi Timul dengan lauk pauknya yang khas Pacitan

jatimnow.com - Kota seribu satu goa, Pacitan terkenal dengan makanan khasnya, Tiwul. Jadi, tidak lengkap rasanya jika berwisata di Pacitan tapi tidak makan tiwul.

Salah satu yang menjadi jujukan wisatawan untuk menikmati kuliner tiwul yakni rumah makan yang berada di Kelurahan Sedeng, Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Yakni rumah makan Lesehan Bukit Indah.

Baca Juga: UMKM Kuliner Jatim di IIFEX 2026, Bertahan dan Tumbuh di Tengah Perubahan Zaman

Dimana penikmat kuliner disuguhi pemandangan indahnya Pantai Selatan dari atas bukit. Penasaran? Berikut liputan dari awak jatimnow.com

Rumah makan lesehan Bukit Indah berada sekitar 10 km dari pusat kota. Ketika memasuki rumah makan yang berada di atas bukit ini, pengunjung langsung disuguhi pemandangan pantai selatan.

Tentu juga akan disuguhi dengan kuliner khas Pacitan, nasi tiwul. Nasi tiwul kali ini penyajiannya nyentrik.

Yakni disajikan dengan urap, sambal dan ikan laut segar. Baik nasi tiwul, urap, sambal maupun ikan laut segar disajikan di atas nampan berukuran sedang.

Selain makan tiwul, para pengunjung juga dimanjakan dengan pemandangan lepas pantai selatan. Sebab rumah makan ini berada di atas bukit dan menghadap ke laut lepas.

“Viewnya sangat indah. Bisa lihat pantai. Selain itu penyajiannya beda dengan rumah makan yang lain. Ini pakai tampah,” kata Yanti Kumalawati, salah satu pengunjung, Minggu (7/10/2018).

Baca Juga: EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka, 180 Peserta Ramaikan Surabaya

Ia mengklaim, jika tentang rasa, rumah makan ini selalu memakai ikan laut segar. Ia memang sengaja selalu kesini, walaupun jarak rumah makan dengan rumahnya 10 km.

“Ikannya segar. Langsung ambil dari nelayan sepertinya. Makanya saya sering kesini, padahal jaraknya 10 km loh dari rumah saya,” urainya.

Sementara, pemilik rumah makan, Winoto, menjelaskan, banyak pelanggan kesini mungkin lokasinya strategis.

Karena menghadap pantai langsung. “Ya karena viewnya kali ya jadi banyak yang kesini,” ujarnya.

Winoto mengatakan, sebenarnya makanannya yang khas hanya tiwul beralas tampah.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

“Bedanya cuma alasnya aja sih. Lain-lain sama. Nah satu lagi beda yang lain, ikannya segar,” terangnya.

Sementara, harga satu porsi menu kuliner tiwul beralas tampah cukup terjangkau.

Yakni hanya Rp 9 ribu. Rumah makan ini buka dari jam 08.00 wib sampai 20.00 wib.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.