Kamis, 18 Jun 2026 17:16 WIB

Jalan Cokroaminoto Kota Madiun Khusus untuk Penjual Nasi Pecel

  • Penulis :
  • | Jumat, 28 Mar 2025 08:05 WIB
Salah satui pedagang nasi pecel di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun. (Foto: madiun today)
Salah satui pedagang nasi pecel di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun. (Foto: madiun today)

jatimnow.com - Jalan Cokroaminoto memang terkenal sebagai kawasan pecel legendaris di Kota Madiun. Pemerintah Kota Madiun pun ingin menjadikan ikon ini lebih kuat.

Untuk itu, bagi pedagang non pecel dipindahkan ke lokasi terdekat. Seperti di Jalan Batanghari dan Kutai. Sehingga, Jalan Cokroaminoto semuanya dijadikan lokasi penjual nasi pecel.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kuliner Khas NTT Siap Manjakan Lidah Warga Malang

Ketua Paguyuban PKL Cokro Indah, Galuh Candra Sari menuturkan bahwa ada 11 PKL non-pecel yang dipindahkan ke Jalan Kutai dan 8 lainnya di Batanghari.

"Ini sudah kesepakatan bersama. Kami para penjual mengikuti aturan pemerintah. Yang penting kami sudah disediakan tempat untuk relokasi," ujar, dilansir laman Kominfo Kota Madiun.

Rabu (26/3) malam, para pedagang yang akan direlokasi bersama Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan survei lokasi berdagang yang baru. Juga, mengukur kebutuhan stan masing-masing pedagang.

Menurut Galuh, penandatanganan berita acara telah dilakukan antara pedagang, Dinas Perdagangan, dan Satpol PP di Kelurahan Kejuron beberapa waktu lalu. Dari kesepatan itu, pedagang mulai memindahkan stannya pada Kamis (27/3).

Baca Juga: Buron Kasus Penusukan Jukir PBM Kota Madiun Diringkus di Gresik

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono mengatakan, masing-masing pedagang mendapatkan jatah stan sepanjang tiga meter dan jarak antarpedagang satu meter.

"Masing-masing pedagang sudah mengukur kebutuhannya. Hari ini (Kamis,red) semua sudah menempati lokasi yang baru," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi menjelaskan bahwa penguatan ikon dengan menjadikan Cokroaminoto khusus pedagang pecel merupakan upaya memudahkan pengunjung maupun pemudik untuk menemukan makanan khas Kota Pendekar.

Baca Juga: Jalan Rute Bus Heritage Express Kota Madiun Mulai Diaspal

"Lebaran nanti Kota Madiun banyak pengunjung. Kalau yang jualan di Cokroaminoto itu pecel semua, maka tidak akan kehabisan," jelasnya.

Meski begitu, Pemkot Madiun tetap memperhatikan pedagang yang direlokasi dengan memberikan tempat yang nyaman.

"Kalau tempatnya nyaman, pengunjung juga senang. Parkir tertata rapi dan bebas gangguan. Jadi bisa makan dengan tenang," tandas Maidi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.