Minggu, 07 Jun 2026 12:03 WIB

Mitigasi Bencana, Mas Wabup Minta EWS di Sooko Mojokerto Dimanfaatkan Optimal

  • Penulis :
  • | Selasa, 25 Mar 2025 11:20 WIB
Wakil Bupati Mojokerto, M. Rizal Oktavian usai meresmikan Early Warning System (EWS) di desa Tempuran Kecamatan Sooko. (Foto: Kominfo Pemkab Mojokerto)
Wakil Bupati Mojokerto, M. Rizal Oktavian usai meresmikan Early Warning System (EWS) di desa Tempuran Kecamatan Sooko. (Foto: Kominfo Pemkab Mojokerto)

jatimnow.com - Guna mengurangi resiko dan dampak bencana banjir, Pemkab Mojokerto berupaya mengoptimalkan pemanfaatan Early Warning System (EWS) di desa Tempuran Kecamatan Sooko. 

EWS sendiri merupakan serangkaian sistem yang memberikan peringatan dini kepada masyarakat tentang potensi terjadinya bencana atau kejadian alam yang membahayakan dan bertujuan untuk mengurangi dampak negatifnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Wakil Bupati Mojokerto, M. Rizal Oktavian mengatakan bahwa dengan adanya EWS yang diterapkan di Desa Tempuran ini, diharapkan bisa membantu masyarakat dalam mengatasi bencana banjir yang kerap mengancam warga di desa tersebut.

"Dengan teknologi ini (EWS) diharapkan bisa membantu mengurangi resiko dan dampak dari bencana banjir yang kerap melanda daerah kita (Tempuran)," ujar Mas Wabup, sapaan M. Rizal Oktavian, Senin (24/3/2025) usai meresmikan Early Warning System (EWS) di desa Tempuran Kecamatan Sooko, seperti dilansir dari laman Pemkab Mojokerto.

Mas Wabup juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan EWS ini dengan sebaik-baiknya, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, relawan, maupun masyarakat.

Baca Juga: RSUD dr Iskak Tulungagung Gelar Simulasi Penanganan Bencana dan Kegawatdaruratan

Pasalnya, pada saat bencana melanda, fungsi dari sistem EWS ini sangat vital dan apabila terjadi kendala pada saat yang dibutuhkan maka akan menghasilkan dampak kerugian yang besar.

"Mari kita tingkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, sehingga kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh," tandas Mas Wabup di Balai Desa Tempuran.

Bencana banjir memang selalu menjadi kendala bagi para warga di Desa Tempuran, kawasan daratan yang rendah dan derasnya sungai Avour Jombok saat musim hujan ditengarai menjadi penyebab utama banjir tahunan yang kerap terjadi di sana.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Oleh karena itu, Pemkab Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengaplikasikan gawai penunjang EWS di tepi Avour Jombok, hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Yoie Afrida.

"Ada dua perangkat EWS yang dipasang, yaitu perangkat sensor pengukur tinggi muka air (TMA) dengan sistem Sonar, dan perangkat alarm peringatan dini bencana yang dilengkapi dengan lampu Rotary yang menyala dan sirine sebagai penunjuk status, Siaga atau Awas," jelas Yoie.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.