Minggu, 21 Jun 2026 04:44 WIB

BBPJN Pertimbangkan Pembukaan JLU Lamongan untuk Mudik, Belum Layak?

Kondisi JLU Lamongan saat diuji coba oleh BBPJN dan pihak terkiat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi JLU Lamongan saat diuji coba oleh BBPJN dan pihak terkiat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembukaan sementara Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan untuk mudik Lebaran 2025 tampaknya masih membutuhkan waktu beberapa hari.

Agenda pengecekan JLU selesai dilakukan oleh Tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN Jawa -Bali, Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, DPRD, Satlantas Polres Lamongan serta instansi terkait, pada Senin (23/3/2025). Hasil pengecekan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan oleh pimpinan BBPJN untuk apakah nanti bisa dibuka sementara untuk mudik atau tidak.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBPJN Wilayah IV Jatim, Bagus Artamana, mengatakan secara konstruksi JLU Lamongan sudah siap untuk dilewati kendaraan. Namun, secara administrasi masih ada hal yang masih belum siap, yaitu hasil uji laik fungsi jalan.

"Uji laik fungsi ini adalah amanat undang-undang 22 tahun 2009, di mana jalan baru sebelum dibuka, harus melalui iji laik," kata Bagus, sesaat usai pengecekan JLU Lamongan, Senin (24/3/2025).

Bagus menjelaskan bahwa JLU belum mengantongi uji administrasi meliputi penetapan status jalan, penatapan aset jalan serta pendataan berbagai fasilitas yang ada di jalan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kemudian uji teknis terkait rambu, kemudian juga misalkan kurang tembok penahan tanah, kurang pagar pengaman. Nah hal-hal tersebut harus kami lengkapi," tuturnya.

Setelah dilakukan pengujian, kata Bagus, nantinya akan keluar 3 kategori. Pertama jalan tersebut dikategorikan laik fungsi, kedua laik bersyarat dan ketiga tidak laik.

"Seperinya jalan ini akan laik bersyarat, di mana ada syarat-syarat tertentu yang pelru ditambahkan, misalnya traffic light," ujarnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Lebih lanjut Bagus menyampaikan, mengenai kepastian dibuka atau tidaknya JLU Lamongan untuk arus mudik pada lebaran nanti, masih menunggu keputusan dari Kepala BBPJN Jatim-Bali.

"Setelah pengecekan ini, kami akan melaporkan kepada kepala balai, nanti pimpinan yang akan memutuskan, menjawab surat permohonan pak bupati (Yuhronur Efendi), bisa dibuka atau tidak untuk mudik lebaran. Ditunggu jawaban dari pimpinan kami, kira-kira satu atau dua hari ini," ucap Bagus.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.