Kamis, 18 Jun 2026 21:40 WIB

20 Perlintasan KA Sebidang di Lamongan Belum Ada Palang Pintu, Ini Upaya Dishub

Potret penjagaan perlintasan sebidang di Jalan Veteran Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Potret penjagaan perlintasan sebidang di Jalan Veteran Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perhubungan Lamongan berupaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan saat melintas di perlintasan kereta api (KA) sebidang saat mudik Lebaran 2025.

Plt. Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengungkapkan bahwa dari 81 perlintasan sebidang di Lamongan, setidaknya ada 20 yang masih belum memiliki palang pintu maupun penjaga.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Masih ada sekitar 20 perlintasan yang belum berpenjaga. Kita masih terus mengupayakan palang pintu yang ada ini betul-betul bisa diefektifkan dalam penjagaannya," kata Dianto, Kamis (20/3/2025).

Kita berupaya, lanjut Dianto, saat arus mudik dan balik Lebaran 2025 nanti seluruh perlintasan sebidang akan dijaga oleh sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Nanti 20 perlintasan itu bisa dari warga lokal, secepatnya akan kita penuhi koordinasi juga dengan pihak desa dan kecamatan," bebernya.

Selain peningkatan pengawasan di perlintasan sebidang, Dishub Lamongan juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, saat melintasi jalur kereta api. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan target zero accident pada Lebaran 2025 dapat tercapai.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Dishub Lamongan juga berharap dengan adanya pengawasan yang lebih ketat, arus perjalanan, terutama moda transportasi kereta api, bisa lebih lancar dan aman.

"Kita berharap kelancaran arus, khususnya dalam perjalanan kereta api sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik, tidak kemudian mengalami kendala ataupun bahaya ketika melintasi perlintasi kereta api," kata Dianto.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.