Kamis, 18 Jun 2026 20:47 WIB

Ramadan Now 2025

Jejak Islam di Pesisir Lamongan: Kisah Masjid Tiban Sunan Sendang Duwur

Masjid Tiban Sunan Sendang Duwur Lamongan berada di puncak bukit. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Masjid Tiban Sunan Sendang Duwur Lamongan berada di puncak bukit. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kisah Sunan Sendang Duwur atau Raden Noer Rahmat erat kaitannya dengan penyebaran Islam di pesisir pantai utara, Lamongan, Jawa Timur.

Salah satu warisannya yakni Masjid Tiban yang konon menjadi saksi sejarah dari perjalanan Raden Noer Rahmat menyebarkan ajaran Islam.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Menurut keturunan ke-13 Raden Noer Rohmad, Irfan Masyuri, masjid ini asalnya kayu karena termakan usia direnovasi beberapa kali namun masih mempertahankan bentuk aslinya.

Menurut Irfan, masjid ini adalah saksi bisu karomah yang dimiliki Sunan Sendang Duwur. Yang konon, dulu berdirinya masjid ini atas perintah Sunan Drajat, lantaran Raden Noer telah memiliki jamaah yang cukup banyak diwilayah Desa Sendang Duwur.

Masjid tersebut juga dipindah dari Jepara, Jawa Tengah, menuju Lamongan Jawa Timur oleh Sunan Sendang Duwur atau Raden Noer Rohmad seorang diri. Warga meyakini masjid itu adalah bagian dari keajaiban dan ilmu kewalian yang dimiliki Sunan Sendang Duwur kala itu.

"Warga sini (Sendang Duwur) menganggap masjid ini sebagai masjid tiban karena letaknya yang berada di puncak bukit. Ceritanya, bermula saat Raden Noer Rohmad diperintah Sunan Drajat untuk mendirikan masjid," ungkap Irfan Masyuri, Senin (17/3/2025).

Singkat cerita, Raden Noer Rohmad diberi petunjuk untuk membeli salah satu masjid di Mantingan, Jepara, Jawa Tengah. Namun, sesampainya di sana Raden Noer Rohmad menghadap tokoh yakni, Ratu Kalinyamat atau terkenal disebut Mbok Rondo Mantingan.

"Pertemuan keduanya terjadi, Raden Noer menjelaskan maksud tujuannya tapi oleh Mbok Rondo Mantingan tidak menghendaki permintaan Raden Noer," terang Irfan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Meski begitu, Mbok Rondo Mantingan memberikan persyaratan kepada Raden Noer Rohmad sesuai wasiat sang suami.

"Ya maaf masjid di sini tidak akan saya jual. Tapi suamiku pernah berwasiat, ada orang yang mampu membawa masjid ini sendiri tanpa bantuan siapa pun maka masjid ini akan saya berikan," jelas Irfan menirukan percakapan Ratu Kalinyamat dengan Raden Noer Rohmad.

Sempat dihinggapi rasa bingung dengan persyaratan yang diberikan Mbok Rondo Kalinyamat, Raden Noer akhirnya bermunajat kepada Allah SWT untuk meminta petunjuk.

"Akhirnya diberi petunjuk untuk membaca bismillah 3 kali sambil menginjak (nggedrok) tanah, dan atas izin Allah SWT masjid itu terangkat dan dibawalah ke Sendang Suwur atau Dusun Amintunon," terangnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Kala itu, warga dibuat heran dalam waktu satu malam masjid sudah berada di atas puncak bukit Dusun Amintunon.

"Dulu warga menamainya dengan masjid tiban," paparnya.

Masjid ini termasuk masjid tertua di Jawa Timur. Tidak banyak perubahan atap atau kubah masjid dipertahankan hanya saja bagian dinding dibangun ulang karena material kayu mulai lapuk dimakan usia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.