Kamis, 18 Jun 2026 08:32 WIB

BSI Region VIII Surabaya Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2024, Ini Faktornya

RCEO RO VIII Surabaya Jajang Abdul Karim saat pemaparan hasil kinerja BSI (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
RCEO RO VIII Surabaya Jajang Abdul Karim saat pemaparan hasil kinerja BSI (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region VIII Surabaya mencatatkan kinerja positif sepanjang 2024.

RCEO RO VIII Surabaya Jajang Abdul Karim mengatakan, dorongan dari pengembangan bisnis ritel khususnya emas dan haji sukses menumbuhkan 60�n 23% setiap tahun.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Pertumbuhan bisnis BSI di wilayah Jawa Timur, Bali, NTT dan NTB sepanjang 2024 mengalami pertumbuhan yang cukup baik karena mengedepankan uniqueness produk dan layanan. Di mana produk tersebut menjadi keunggulan BSI yaitu bisnis emas dan haji.

"Hal ini dikarenakan dengan uniqueness produk dan layanan yang hanya dimiliki bank syariah. Di antaranya bisnis emas dan haji. Hal inilah yang terus kami dorong dengan penguatan literasi ke masyarakat sehingga penetrasi dan inklusinya tumbuh optimal,“ katanya, Kamis (13/5/2025).

Sepanjang 2024, pembiayaan Gadai Emas di WILAYAH REGION VIII Surabaya mencapai Rp 1,1 Triliun tumbuh 26% setiap tahun.

Sedangkan produk Cicil Emas mencapai Rp971 Milyar, tumbuh 132%. Nasabahnya pun didominasi kaum muda dengan rentang umur 20-30an. 

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Selain emas, lanjut Jajang, perkembangan Tabungan Haji BSI di wilayah RO VIII Surabaya juga tumbuh 23% secara tahunan atau sekitar 107 Ribu nasabah, dengan total nilai Rp556 Milyar.

"Terlihat bahwa emas menjadi alternatif investasi syariah yang saat ini cukup diminati. Selain harganya yang mengalami peningkatan signifikan, emas merupakan instrumen safe haven yang tahan terhadap inflasi. Di satu sisi, Tabungan Haji BSI juga sangat diminati karena memberikan jalan bagi masyarakat mempersiapkan perjalanan suci tersebut untuk kemudahan di masa depan,” tuturnya.

Di sisi lain BSI Region VIII Surabaya pun mencatatkan rata-rata pertumbuhan bisnis di semua sektor dobel digit. 

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

Mulai dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah mencapai Rp30 Ttriliun tumbuh sekitar 20,2% setiap tahun. Salah satunya terdorong kontribusi positif dari Tabungan Haji BSI.

Kemudian pembiayaan mencapai Rp25 Triliun atau tumbuh 15,3%. Sehingga, aset BSI mencapai Rp30,6 Triliun atau naik sekitar 19,4%.

"Fokus pada pembiayaan yang berkualitas, transformasi digital dan inovasi menjadi kunci BSI menjaga kinerja yang impresif di tengah dinamika kondisi perekonomian,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.