Sabtu, 20 Jun 2026 02:20 WIB

Tampang Pasar Tanjungsari yang Diproyeksikan Ditutup oleh Pemkot Surabaya

Kondisi terkini kawasan Pasar Tanjungsari (foto: Ilmi for jatimnow.com)
Kondisi terkini kawasan Pasar Tanjungsari (foto: Ilmi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasar Tanjungsari Surabaya diproyeksikan ditutup oleh Pemerintah Kota Surabaya. Pasar ini disebut, berdiri dengan merintangi peruntukannya sebagai tempat grosir buah yang sebelumnya hanya sebagai pergudangan.

Kabar penutupan pasar yang berdiri secara pribadi ini sebelumnya muncul dalam rapat Implementasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tentang perdagangan dan perindustrian antara Komisi B DPRD Surabaya dan Pemkot, pada Selasa (4/3/2025) lalu.

Baca Juga: DPRD Tegaskan Pembatasan Jam Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Sesuai Perda

Saat itu, Pasar Tanjungsari disebut sebagai salah satu pasar yang berdiri secara ilegal, alias berdiri secara pribadi. Pernyataan tersebut muncul usia Komisi B membahas rencana penutupan Pasar Mangga Dua, di Kawasan Jagir, Wonokromo, Surabaya.

Usut punya usut, Pasar Tanjungsari ini memang sebelumnya pernah disegel oleh pihak Pemkot Surabaya, TNI, dan Polri, dalam operasi gabungan. Penyegelan tersebut dilakukan pada 6 Agustus 2019.

Namun, penyegelan itu hanya berjalan sebentar, dan operasional pasar yang dikenal sebagai pasar buah itu buka kembali. Kini, Pasar Tanjungsari telah beranak pinak. 

Total ada 5 titik, dan mayoritas berada di Kawasan Kecamatan Asem Rowo, Surabaya. Mulai Pasar Tanjungsari 77, Pasar 47, Pasar 76, Pasar 36, dan satu lagi yang berdiri di Kawasan Dupak Rukun 103.

Pantauan di lokasi, kelima pasar tersebut beroperasi dalam 24 jam. Aktivitas perdagangan pun berjalan lancar layaknya pasar. Mayoritas di dominasi oleh buah-buahan, dan setiap titik Pasar memiliki bentuk dan karakter lapak yang berbeda-beda.

Baca Juga: Demokrat Surabaya Akui Bangga Anugerah AHY dari NTU Singapore

Karena beroperasi secara ilegal, pengelolaan pasar ini nampak kurang rapi. Apalagi kios-kios di sekitaran pasar yang menggunakan trotoar, atau area pejalan kaki sebagai lapak. Kawasan tersebut terlihat kumuh, belum lagi sampah busuk buah yang membuat aroma jalan dan pandangan kurang nyaman.

Kurangnya pengelolaan yang baik membuat antrean kendaraan saat keluar masuk area pasar juga bertumpuk. Bahkan sampai parkir di tubuh jalan, memaksa pengguna jalan harus mengolah setirnya agar tidak terjebak macet.

"Kadang sampai separuh jalan dipakai. Ya kadang truk, kadang pick-up," ucap Umar, salah satu warga sekitar.

Baca Juga: Evaluasi Kelayakan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Perda di Pasar Tanjungsari

Rencananya, Pasar Tanjungsari akan menjadi lokasi kelam. Rencana penutupan telah dua kali dibahas oleh Komisi B DPRD Surabaya. Senin besok, pembahasan akan dilanjutkan bersama Satpol PP Surabya, Dinas Koperasi, Dinas Lingkungan Hidup, dan stakeholder terkait.

"Besok agendanya rencana teknis penutupan kebetulan saya sendiri yang memimpin," ucap Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Machmud, dihubungi, Minggu (9/3/2025).

"Tanjungsari itu ada 3 yang tidak berizin, salahsatunya yang 77," imbuh politisi Demokrat Surabaya itu.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.