Kamis, 18 Jun 2026 11:58 WIB

Penjelasan Panpel Persik Kediri soal Lampu Stadion Brawijaya yang Kembali Padam

  • Penulis :
  • | Minggu, 02 Mar 2025 12:50 WIB
Kondisi Stadion Brawijaya Kediri saat lampu padam. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kondisi Stadion Brawijaya Kediri saat lampu padam. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lampu Stadion Brawijaya kembali padam saat Persik Kediri menghadapi tamunya Dewa United, dalam lanjutan Liga 1 2024/2025, Sabtu (1/3/2025) malam. Lampu tiba-tiba mati saat pertandingan baru memasuki pertengahan babak pertama.

Akibat padamnya lampu tersebut, pertandingan kedua tim sempat terhenti sekitar 10 menit. Ini merupakan insiden yang kedua, setelah sebelumnya terjadi pada laga melawan Persis Solo, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo menyebut, padamnya lampu penerangan Stadion Brawijaya karena kurang memadainya daya listrik. Berdasarkan kebutuhannya, Stadion Brawijaya Kota Kediri memerlukan sumber daya listrik sebesar 240 KVA (kilo volt ampere) untuk dapat menyalakan 96 bohlam di empat tiang.

"Kunci penyebab lampu mati adalah daya listriknya kurang. Ini hanya 197 KVA. Sedangkan yang ideal untuk menyalakan 96 bohlam lampu itu sebesar 240 KVA," ujarnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Lebih lanjut, Widodo mengaku, mesin genset yang telah disiapkan oleh Panpel pun juga tak mampu untuk mengcover.

"Mesin genset juga sama, tidak mampu. Karena yang kita sewa itu besarannya hanya mampu memberikan daya listrik sebesar 250 KVA. Sedangkan untuk genset diperlukan daya sebesar 350 KVA," terangnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Seperti diketahui, padamnya lampu Stadion Brawijaya Kediri telah terjadi dua kali dalam pertandingan Liga 1 musim ini.

Pertama lampu padam terjadi saat Persik Kediri menghadapi Persis Solo (14/2/2025). Sedangkan yang kedua saat Persik Kediri menjadi tuan rumah menghadapi Dewa United (1/3/2025) malam.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.