Rabu, 17 Jun 2026 03:42 WIB

Pertamax Dioplos, Tokoh Jember: Pertamina Harus Bangun Kembali Kepercayaan Warga

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 27 Feb 2025 10:28 WIB
Nyoman Aribowo ditemui di salah satu SPBU (Foto: Sugianto/jatimnow.com))
Nyoman Aribowo ditemui di salah satu SPBU (Foto: Sugianto/jatimnow.com))

jatimnow.com - Kabar adanya Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax yang dioplos, membuat warga Jember menjadi ragu dengan produk Pertamina. Warga meminta Pertamina untuk mengambil langkah khusus untuk kembali meyakinkan konsumen.

Kabar dugaan produk BBM Pertalite yang dioplos dan diberi label Pertamax, yang kini masih dalam proses penyidikan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina membuat masyarakat tidak lagi percaya pada produk Pertamax.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

"Sudah banyak beredar di media sosial, bahwa mereka (warga Jember) akhirnya tidak percaya, bahwa Pertamax yang ada hari ini betul-betul standart dan RON sesuai dengan seharusnya, yaitu 90," ungkap tokoh masyarakat Jember, Nyoman Aribowo, Kamis (27/2/2025).

"Saya yakin mereka juga akhirnya berpikir untuk beralih, karena sudah tidak percaya dengan produk yang dikeluarkan oleh Pertamina. Termasuk saya pribadi, saya juga merasa selama ini Pertamax ini tidak sesuai," sambung mantan anggota DPRD Jember.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Ojol hingga Mahasiswa di Kediri Kecewa

Hal ini, tambah Nyoman Aribowo, harusnya menjadi perhatian Pertamina untuk mengambil langkah khusus dan tidak hanya sekedar ngomong saja bahwa telah menjamin saat ini Pertamax sudah sesuai dengan RON.

"Jadi tidak sekedar hanya ngomong, bahwa menjamin sudah sesuai dengan RON, itu tidak cukup. Karena masyarakat luas sangat tidak yakin dengan produk itu, sehingga harus ada langkah-langkah khusus dari Pertamina," pintanya.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

"Mereka tidak hanya sekedar sekali sosialisasi, tetapi juga harus ada pembuktian-pembuktian yang bisa meyakinkan. Tidak tahu itu berupa apa, yang memang bisa divisualkan langsung atau ditampilkan ke masyarakat, dan itu harus intensif," pesan warga Perumahan Bumi Mangli Permai, Kecamatan Kaliwates.

Jadi tidak hanya sekedar penyampaian kalimat sesaat saja, bahwa BBM Pertamax saat ini sudah sesuai. Jadi ada langkah-langkah intensif yang harus dilakukan, agar masyarakat percaya kembali.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.