Rabu, 22 Jul 2026 05:06 WIB

Anggota DPRD Ponorogo Respons Tagar Kabur Aja Dulu

Anggota DPRD Ponorogo Ribut Riyanto (Foto: Dok. Ribut Riyanto for jatimnow.com)
Anggota DPRD Ponorogo Ribut Riyanto (Foto: Dok. Ribut Riyanto for jatimnow.com)

jatimnow.com – Tagar Kabur Aja Dulu ramai diperbincangkan di media sosial sebagai bentuk ajakan bagi generasi muda untuk merantau ke luar negeri. Anggota DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto pun menanggapi tagar ini.

Ribut Riyanto menilai bahwa keberangkatan ke luar negeri harus dipersiapkan dengan matang agar benar-benar memberikan manfaat. Dirinya yang mengaku pernah bekerja sambil belajar di Jepang, menekankan pentingnya persiapan sebelum merantau.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

“Niat kabur aja dulu lebih baik diubah menjadi cari modal dulu,” ujar Ribut Riyanto, Rabu (26/2/2025).

Menurutnya, bekerja di luar negeri merupakan kesempatan emas untuk menambah ilmu, pengalaman kerja, serta mengumpulkan modal. Namun calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus memahami risiko dan melakukan persiapan sebelum berangkat ke negara tujuan.

Persiapan itu, di antaranya menentukan negara tujuan. Ribut menyarankan untuk memilih negara yang memiliki peluang kerja sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Selanjutnya, memilih lembaga pendamping.

Baca Juga: Ribuan Pekerja Migran Jatim Terjebak Konflik Iran-Israel, SP IMPPI: Pulangkan!

"Pastikan keberangkatan didampingi oleh lembaga resmi agar prosesnya lebih aman dan terarah," ujarnya.

Kemudian, lanjut Ribut, pelajari bahasa dan budaya dari negara tujuan.

"Pemahaman terhadap bahasa dan budaya negara tujuan akan mempercepat proses adaptasi serta meminimalisir kendala saat bekerja," terangnya.

Baca Juga: Satu Juta Nyawa PMI Terancam, SP IMPPI: Negara Jangan Lambat Evakuasi!

“Dengan niat yang benar, pekerja migran tidak akan mudah mengalami homesick atau kendala psikologis lainnya saat menghadapi tantangan di negara tujuan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan keluarga di Indonesia.

"Menjalin komunikasi itu penting agar hubungan emosional antara anak, orang tua, dan keluarga tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.