Rabu, 17 Jun 2026 09:43 WIB

TKW asal Jember Alami Siksaan di Arab Saudi, PKB Turun Tangan

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 19 Feb 2025 20:12 WIB
Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi saat ditemui di kantornya. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi saat ditemui di kantornya. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember Sitti Khoimatul Hoiriyah (34) diduga mengalami kekerasan fisik oleh majikannya di Arab Saudi. 

Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi awalnya ia mendapat kabar dari anggota DPR-RI Fraksi PKB yaitu Rivqi Abdul Halim dari daerah pemilihan Jember, bahwa ada masyarakat Jember atau Pekerjaan migran Indonesia (PMI)  yang mengalami masalah di Arab Saudi. 

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Sitti Hoiriyah ini bermasalah di Arab Saudi, tidak ada kontrak yang jelas dalam proses pekerjaan dan sebagainya. Bekerja melebihi beban kerja, sekitar 16 jam dan mendapatkan siksaan fisik dan sebagainya, sehingga Gus Rivqi minta tolong ke migrant care," kata Ayub, Rabu (19/2/2025). 

Karena biaya cukup besar untuk memulangkan, pihak migrant care berkoordinasi dengan PKB yang juga konsen dalam membantu penanganan PMI yang bermasalah di beberapa tempat. 

"Gus rivqi menyampaikan berjanji akan memulangkan siti hoiriyah dan insyallah besok pagi jam 9 (pagi) sudah tiba di Stasiun Jember," terangnya. 

Politisi PKB mengatakan, adanya siksaan TKW ini bentuk keprihatinan dan di Jember juga banyak warga yang mengalami semacam ini. 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Mereka mencari pekerjaan yang sulit, hingga keluar negeri meskipun ilegal. Ini tugas berat pemerintah daerah, termasuk Gus Fawait," ujarnya. 

"Bagaimana kedepan, program-program pemkab jember yang baru bisa memberikan pekerjaan yang layak bagi masyarakat," lanjutnya. 

Ayub menyampaikan terima kasih pada Gus Rivqi dan migrant care yang telah membantu dan memberikan fasilitas bagi TKW yang bekerja mulai tahun 2024 tersebut. 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Selama di Arab Saudi, Sitti Hoiriyah pernah dihukum diatas AC dan mungkin mendapat pemukulan dari majikannya, hingga tidak mendapatkan gaji beberapa bulan," kata Ayub. 

"Legal maupun ilegal, mereka masyarakat Jember yang perlu perlindungan. Saya minta pemerintah daerah tanggap, jika ada permasalahan semacam ini," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.