Sabtu, 13 Jun 2026 15:42 WIB

Tenaga Pendidik dan Kesehatan di Jember Harus Ditambah, Bukan Malah Dirumahkan

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 19 Feb 2025 14:46 WIB
Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi D DPRD Jember tidak menginginkan adanya tenaga pendidik dan tenaga kesehatan non-ASN atau honorer dirumahkan, akibat Undang Undang nomor 20 Tahun 2023.

Ketua Komisi D DPRD Jember Sunarsi Khoris menuturkan, memang untuk non-ASN saat ini di Jember belum mendapatkan gaji atau honor. Namun demikian, Surat Edaran (SE) dari Kemendagri sudah jelas dan turun, dan saat ini sedang dalam proses.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

"Suruh sabar GTT-PTT yang belum gajian, karena sudah melalui prosedural dan payung hukumnya sudah jelas, surat edaran kementerian sudah turun dan tinggal prosesnya," katanya, Selasa (18/2/2025).

Ia mengimbai agar Dinas Pendidikan Jember tidak merumahkan tenaga non ASN atau GTT-PTT non-ASN. Bahkan bila perlu, seharusnya tenaga pendidikan malah ditambah karena selama ini faktanya Jember masih kekurangan tenaga pendidik.


"Kami tidak menginginkan Dinas Pendidikan Jember merumahkan tenaga pendidik atau tenaga pengajar. Ini perlu justru menambah, karena pendidikan nomor 1 yang perlu kita pikirkan di Jember," tegas Sunarsi.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Komisi D DPRD Jember juga tidak mengharap adanya tenaga non-ASN di Dinas Kesehatan dirumahkan.

"Kami belum koordinasi untuk kesehatan, masih proses. Kami tetap menginginkan (tetap bekerja) di Dinas Kesehatan, kami ingin mengembalikan bila ada terjadi yang dirumahkan," ungkapnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Menurut Sunarsi, justru tenaga pelayanan kesehatan harus ditambah, karena ini menyangkut persoalan orang sakit dan sangat urgent kebutuhannya.

"Karena justru pelayanan harus ditingkatkan, apalagi kesehatan. Apalagi kesehatan sangat kurang, kemarin pelayanan saja (anggaran hanya) Rp13 miliar dan sebulan habis," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.