Kamis, 18 Jun 2026 12:47 WIB

Cegah Kasus Bayi Dibuang, Polres Jember Berikan Pemahaman Kasus KTD

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 19 Feb 2025 13:44 WIB
Wakapolres Jember ikuti dialog (Foto: Humas Polres for jatimnow.com)
Wakapolres Jember ikuti dialog (Foto: Humas Polres for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mencegah kasus pembuangan bayi, Polres Jember memberikan pemahaman terkait perlindungan dan solusi dalam kasus kehamilan tidak dikehendaki (KTD) bagi masyarakat.

Hal ini dipaparkan Wakapolres Jember, Kompol Ferri Dharmawan dalam dialog melalui stasiun radio bersama beberapa narasumber, Selasa (18/2/2025).

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Wakapolres Ferri Dharmawan menyampaikan bahwa dalam KTD, perempuan senantiasa menjadi korban.

"Dalam kasus semacam itu, ditemukan beberapa perempuan yang hamil di luar nikah, mencari jalan keluar dengan cara membuang anaknya," ucapnya.

Ferri menyampaikan, beberapa langkah perlindungan hukum yang bisa diberikan kepada perempuan dan anak sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku.

Ditambahkannya, memang cukup banyak kasus kehamilan yang tidak dikehendaki, perempuan dan anak menjadi kelompok yang rentan terhadap tindak kekerasan serta eksploitasi.

Baca Juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri

"Karena itu, perlindungan terhadap mereka menjadi prioritas utama kami," kata Ferri.

Ferri juga membahas aspek hukum pentingnya peran semua pihak mencegah dan menangani kasus KTD.

Ferri mengajak seluruh elemen masyarakat, bersama-sama berperan aktif melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Menurutnya, masalah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum saja, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

"Semua pihak harus berkolaborasi, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak," tegasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.