Minggu, 21 Jun 2026 23:02 WIB

Laga Persela Lamongan Vs Persijap di Tuban Dihentikan, Suporter Bakar Gawang

Situasi kericuhan di Tuban Sport Center. (Foto: Tangkapan Layar @pengamatsepakbola)
Situasi kericuhan di Tuban Sport Center. (Foto: Tangkapan Layar @pengamatsepakbola)

jatimnow.com - Laga lanjutan babak 8 besar Liga 2 2024/2025 antara Persela Lamongan melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center, pada Selasa (18/2/2025) terpaksa dihentikan. Penyebabnya, suporter menyalakan flare dan masuk ke lapangan.

Dalam laga ini, Laskar Joko Tingkir tertinggal 0-1 pada babak pertama dan bermain dengan 10 pemain. Suporter yang kecewa kemudian mulai menyalakan flare hingga asap pekat menyelimuti area stadion

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

Melalui video yang dibagikan akun Instagram @pengamatsepakbola, suporter terlihat masuk ke lapangan dan melakukan perusakan fasilitas stadion. Papan reklame Liga 2 dirobek hingga jaring gawang dibakar.

Karena kejadian ini, wasit menghentikan laga pada menit ke-78. Kedua tim dan ofisial pertandingan kemudian diamankan ke tempat yang aman.

Baca Juga: Bima Sakti Resmi Latih Persela Lamongan, Ngaku Kagum dengan Laskar Joko Tingkir

“Sejumlah auporter Persela merusak Stadion Tuban Sport Center dan membakar jaring gawang,” tulis @pengamatsepakbola dalam unggahannya itu, seperti dilihat jatimnow.com, pada Selasa (18/2/2025).

Kejadian ini mengingatkan masa kelam di Stadion Brawijaya Kediri tahun 2007 silam

Baca Juga: Kata Pak Yes soal Masa Depan Persela Lamongan

“Kacau sekali. Semoga Komdis PSSI memberikan sanksi yang setimpal.. Ini seperti kejadian di Stadion Brawijaya Kediri tahun 2007,” tambahnya.

Persela memang membutuhkan kemenangan di laga ini untuk menjaga asa promosi ke Liga 1 musim. Saat ini, Laskar Joko Tingkir berada di posisi buncit Grup Y dengan empat poin. Berjarak dua poin dari tamunya yang menempati posisi runner-up.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.