Rabu, 22 Jul 2026 05:45 WIB

Kata Pak Yes soal Masa Depan Persela Lamongan

Penasihat Persela Lamongan, Yuhronur Efendi saat ditanya soal masa depan Persela. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).
Penasihat Persela Lamongan, Yuhronur Efendi saat ditanya soal masa depan Persela. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).

jatimnow.com - Penasihat Persela Lamongan Yuhronur Efendi, akhirnya buka suara soal kondisi manajemen tim setelah ditinggal Fariz Julinar Maurisal ke PSIS Semarang.

Yuhronur Efendi yang biasa disapa Pak Yes menegaskan bahwa Persela Lamongan saat ini dalam kondisi baik dan terkendali. Ia memastikan tim akan tetap eksis dan terus berlaga di kompetisi nasional.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Luncurkan Kurikulum Lentera, Investasi Pendidikan Usia Dini

Selain ditinggal manejemen sebelumnya, Laskar Joko Tingkir juga mengalami eksodus pemain. Menurut Pak Yes, tim saat ini fokus pada pertandingan dan mencari pelatih kepala sembari menentukan langkah yang tepat saat masa transisi. 

“Kita terus bergerak. Hari ini prioritas kita fokus pada pertandingan Persela ke Persipura dan juga fokus pada penunjukan pelatih. Kita mempersiapkan masa transisi ini dengan matang, jadi tidak perlu panik,” ujarnya, Kamis (18/12/2025)

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Ia menegaskan bahwa Persela Lamongan tidak akan bubar. Sebagai penasihat klub, dirinya menyatakan bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan Persela, sekaligus meminta seluruh elemen, baik suporter maupun masyarakat Lamongan, untuk tetap yakin dan percaya bahwa Laskar Joko Tingkir akan terus berkompetisi.

“Persela tidak akan bubar. Saya tentu bertanggung jawab terhadap kelangsungan ini dan saya minta semuanya yakin Persela akan terus berlaga,” tuturnya.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

Lebih lanjut, Ia menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan klub ke depan. Menurutnya, Persela tidak hanya bergantung pada presiden klub atau jajaran pengurus, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor dan mitra strategis lainnya.

“Yang lebih penting bukan hanya presiden atau pengurus klub. Kita akan kolaborasikan beberapa sponsor dan pihak-pihak yang tergerak untuk menjadikan Persela tidak hanya aman, tetapi ke depan lebih eksis dan lebih mandiri,” katanya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.