Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

Ratna Sarumpaet Bohong Telah Dianiaya, Ini Kata Wakil Ketua MPR

Hidayat Nur Wahid usai Sosialisasi Empat Pilar di Pondok Daarul Ukhuwwah, Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (4/10/2018).
Hidayat Nur Wahid usai Sosialisasi Empat Pilar di Pondok Daarul Ukhuwwah, Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (4/10/2018).

jatimnow.com – Kebohongan penganiayaan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet membuat sejumlah tokoh angkat bicara.

Salah satunya Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hidayat Nur Wahid. Ia mengatakan kebohongan Ratna Sarumpaet merupakan sesuatu yang tidak boleh dan tak bisa diterima.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Secara fisik kebohongan dan pembohongan itu tidak boleh diterima dan harus ditolak. Apa yang dilakukan Ratna Sarumpaet hal yang sangat disesalkan dan kita tolak," ujar Hidayat Nur Wahid ditemui di sela-sela Sosialisasi Empat Pilar di Pondok Daarul Ukhuwwah, Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (4/10/2018).

Ia pun mendukung bila ada pihak - pihak yang akan melaporkan ke ranah hukum. "Ya kalau ada yang menindaklanjuti dari sisi hukumya, itu adalah karena negara ini negara hukum," tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ia juga menegaskan bahwa siapapun yang melakukan pembohongan publik di Indonesia, harus dilaporkan.

"Siapapun yang melakukan kebohongan publik di Indonesia tentang beragam hal, itu juga layak diadukan ke penegak hukum," tegasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Sebelumnya, publik dibuat heboh dengan pernyataan aktivis Ratna Sarumpaet yang mengaku telah dianiaya orang tak dikenal. Bahkan, kala itu dia menunjukkan fotonya sedang dirawat di rumah sakit dengan muka lebam.

Tak lama kemudian, dia memberikan keterangan bahwa dia bukan dianiaya, melainkan tengah menjalani operasi plastik. Ia pun sempat meminta maaf kepada publik atas kebohongan itu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.