Senin, 15 Jun 2026 22:05 WIB

Puluhan Murid SMPN 4 Jember Kesurupan usai Upacara Bendera

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 17 Feb 2025 12:12 WIB
Puluhan murid SMPN 2 Jember alami kesurupan. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Puluhan murid SMPN 2 Jember alami kesurupan. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proses belajar mengajar di SMPN 4 Jember terpaksa dihentikan sementara setelah puluhan murid mengalami kejadian kerasukan usai mengikuti upacara bendera rutin pada Senin pagi, (17/2/2025), sekitar pukul 07.30 WIB.

Kejadian aneh ini terjadi setelah para siswa masuk kelas untuk melanjutkan pelajaran.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Saat pelajaran berlangsung di kelas 1, 2, dan 3, ada beberapa siswa yang mulai kerasukan," ungkap salah satu siswi yang menyaksikan kejadian tersebut.

Kepala SMPN 4 Jember, Surawi, menjelaskan bahwa setelah upacara bendera, para siswa seperti biasa kembali ke kelas untuk menerima pelajaran. Namun, tiba-tiba beberapa siswa mulai menunjukkan perilaku yang tidak biasa.

"Tiba-tiba ada 2 atau 3 siswa yang kerasukan, dan mereka menyampaikan permintaan, seperti jika tidak dituruti, akan ada lebih banyak korban," ujar Surawi.

Para siswa yang kerasukan mulai menyampaikan permintaan kepada guru-guru secara tidak sadar.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Kami kemudian mengikuti permintaannya, membaca Yasin, Ayat Kursi, dan selawat. Namun, bukannya mereda, malah semakin banyak siswa yang kerasukan," lanjut Surawi.

Sekitar 32 siswa dilaporkan mengalami kerasukan di sekolah tersebut. Melihat kondisi yang semakin memburuk, Surawi mengambil langkah cepat dengan memulangkan siswa yang dalam kondisi sehat.

"Saya memutuskan untuk memulangkan anak-anak yang merasa sehat agar mereka tidak terpengaruh. Biarkan yang merasa sakit di sekolah," tegasnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kejadian ini masih belum diketahui, dan pihak sekolah akan terus memantau kondisi para siswa.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.