Sabtu, 20 Jun 2026 23:07 WIB

Inovatif, Siswa SMKN 2 Bangkalan Produksi Wewangian Berbahan Sereh

Siswa SMKN 2 Bangkalan saat membuat aneka wewangian berbahan serai. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Siswa SMKN 2 Bangkalan saat membuat aneka wewangian berbahan serai. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

atimnow.com - Siswa SMKN 2 Bangkalan membuat inovasi dari bahan dapur, yaitu sereh. Bahkan bumbu dapur itu bisa diolah menjadi berbagai macam produk.

Siswa kelas Xll, Zahro, mengatakan, ia dan teman-temannya mencoba membuat wewangian berbahan sereh, yang banyak tumbuh di sekitar sekolah.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Siswa jurusan Teknik Kimia Industri itu mengatakan, dari bahan baku sereh sebanyak 3 kilogram, bisa menghasilkan minyak atsiri sebanyak 15 botol minyak atsiri.

"Jadi untuk campurannya kita pakai gondopuro, zaitun, VCO, menthol dan capper diaduk sampai larut, lalu dicampur sama minyak atsirinya," ujarnya, Sabtu (15/2/2025).

Dari minyak atsiri yang dihasilkan, para siswa berhasil memproduksi berbagai macam wewangian, di antaranya, minyak angin, aromaterapi, parfum, deodorant dan essential oil.

Sementara itu, Kepala Program Keahlian Teknik Kimia Industri, Apriliyawati Widyastuti mengatakan, ada dua jenis sereh yang digunakan para siswa, yakni serai Citrunela dan Lemongrass.

"Jadi untuk prosesnya kita ajarkan dari mulai menanam, panen dan produksinya. Semua tahap siswa mengerjakan langsung," imbuhnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Ia mengaku, produk yang dihasilkan anak didiknya itu bisa dijual seharga Rp15 ribu hingga Rp20 ribu. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu ijin untuk bisa memproduksi dan dijual ke masyarakat luas.

"Untuk saat ini digunakan di kalangan sendiri, lalu kami gunakan juga untuk souvenir, jika ada tamu dari luar," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 2 Bangkalan, Nur Hazizah mengaku bangga dengan inovasi para siswa-siswinya.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Ia mengatakan, pihak sekolah banyak menggunakan metode pembelajaran praktek sehingga para siswa nantinya memiliki bekal untuk bisa langsung terjun di dunia kerja.

"Kita siapkan anak-anak ini memiliki keterampilan dan keahlian sehingga setelah lulus, bisa dan siap masuk ke dunia kerja," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.