Selasa, 16 Jun 2026 02:49 WIB

Eksekusi Aset PT KAI di Kawasan Stasiun Sidoarjo Ricuh

Proses ekseskusi aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Stasiun Kota Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Proses ekseskusi aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Stasiun Kota Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Eksekusi aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Stasiun Kota Sidoarjo ricuh, Rabu (12/2/2025). Kericuhan terjadi karena sejumlah penghuni di lahan PT KAI itu berusaha menghalangi dan melawan petugas juru sita dari PN Sidoarjo. 

Seorang warga diamankan polisi karena menghalangi petugas juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo. 

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Selama ini, mereka menghuni area milik PT KAI guna membuka usaha warung untuk berjualan. Awalnya di lokasi tersebut ada 14 warga, namun delapan di antaranya bersedia pindah dan mendapat santunan dari PT KAI.

Salah satu penghuni, Hermin (60) mengatakan sekitar tahun 1990 dirinya membayar Rp500 ribu dan mendapatkam kunci buka kios dnegan membuka usaha wartel.

"Saya dan lainnya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun meskipun masih proses hukum, saya dan penghuni lain digusur. Saya tidak dapat kompensasi," jelasnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Sementara itu Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, eksekusi dilakukan setelah keluar putusan dari PN Sidoarjo. Lahan yang dieksekusi tersebut, kata Luqman, adalah milik PT KAI.

Luqman menjelaskan sebelum eksekusi sudah ada mediasi pihak PT KAI dengan para penghuni. Ada delapan penghuni yang sukarela mau mengosongkan lokasi dan mendapatkan uang santunan. 

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

"Hari ini kita lakukan pengosongan atas perintah eksekusi dari Pengadilan Sidoarjo," terangnya.

Eksekusi akhirnya berhasil dilakukan dengan peralatan berat, merobohkan sejumlah bangunan di lahan tersebut. Lahan yang telah kosong selanjutnya dikasih pagar pembatas agar tidak muncul penghuni baru.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.