Kamis, 18 Jun 2026 16:18 WIB

Puluhan Sopir Dumptruk Demo Kantor Pemkab Jember, Tak Terima atas Putusan Bupati

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 03 Feb 2025 19:28 WIB
Puluhan sopir dumptruk bawa armada demo kantor Pemkab Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Puluhan sopir dumptruk bawa armada demo kantor Pemkab Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan sopir dumptruk sambil membawa armada serta massa, melakukan aksi demo di Kantor Pemerintah Kabupaten Jember. 

Aksi ini dipicu keputusan Bupati Jember Hendy Siswanto dalam Rapat Koordinasi pada 13 Januari 2025 lalu, di Pendopo Wahyawibawagraha yang dinilai merugikan para sopir dumptruk dan UMKM.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Salah satu keputusan dalam rapat tersebut adalah larangan dumptruk bermuatan di atas tonase 15 ton melintasi jalan provinsi di Rambipuji, Puger hingga Jombang, karena dinilai sebagai perusak jalan.

Karena keputusan itu, banyak warga langsung melakukan penghadangan terhadap dumptruk di atas tonase 15 ton yang melintasi jalan tersebut.

"Kesepakatan di pendopo tidak berpihak pada sopir dan pelaku UMKM. Mereka menjadi sepi pembeli, karena banyak pelanggannya (pelaku UMKM) adalah sopir-sopir," kata Koordinator Aksi, Samsul Rizal, Senin (3/1/2025).

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Dari keputusan itu pula, banyak sopir kehilangan pekerjaan. Karena itu, mereka meminta Pemkab Jember meniadakan pembatasan itu. Jika tidak, para sopir akan mendatangkan massa lebih besar lagi.

"Kami minta Pemkab Jember hari ini juga menghapus pembatasan tonase, jalur tersebut harus dibuka selebar-lebarnya," pintanya.

Puluhan sopir dumptruk yang juga membawa massa, meminta Bupati Hendy datang menemui massa, namun tidak dilakukan.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Massa yang ditemui Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Perhubungan Jember dan Perwakilan Dishub Jatim serta Polres Jember di ruang bawah Kantor Pemkab Jember, tidak menemukan hasil kesepakatan.

Kabagops Polres Jember Kompol Istono meminta massa bersabar dan menunggu jawaban dalam kurun waktu 2 x 24 jam. Massa akhirnya keluar setelah saling dorong pagar Kantor Pemkab Jember dengan petugas.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.