Senin, 22 Jun 2026 07:53 WIB

46 Warga Sawoo Ponorogo Diduga Keracunan Menu Slametan, 1 Orang Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia saat hendak dimakamkan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Korban meninggal dunia saat hendak dimakamkan. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Sebanyak 46 warga RT 01 RW 01 Dukuh Tengah, Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, diduga mengalami keracunan setelah menyantap hidangan slametan.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya menjalani perawatan, baik rawat jalan maupun rawat inap.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Korban meninggal dunia diketahui bernama Misnan, warga setempat. Selain itu, satu orang harus mendapatkan perawatan intensif di sebuah klinik, sementara yang lain mengalami gejala sedang hingga ringan.

Peristiwa ini terjadi usai warga menghadiri acara zikir fida’ yang digelar di rumah Miswaji, warga Desa Bondrang, pada Kamis (30/1/2025) malam. Hidangan yang diduga menjadi penyebab keracunan adalah sate gulai kambing yang disajikan dalam acara tersebut.

Menurut Mantri Kesehatan Desa Bondrang, Heru Kusmanto, gejala yang dialami korban meliputi muntah, diare, hingga tubuh terasa lemas.

“Yang datang berobat ke saya ada puluhan sejak Jumat (31/1/2025). Satu orang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Yasyfin Gontor, tetapi meninggal dunia. Sementara satu orang lainnya dirawat di sebuah klinik di Jetis,” ungkapnya, Sabtu (1/2/2025).

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Heru menambahkan bahwa sebagian besar korban mengalami diare, muntah, dan demam.

“Mereka mulai merasakan gejala pada pagi hari setelah acara slametan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, membenarkan adanya dugaan keracunan massal ini.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Total ada 46 warga yang mengalami gejala keracunan, dengan satu korban meninggal dunia,” ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk apakah keracunan ini benar-benar berasal dari makanan yang disajikan dalam acara atau ada faktor lain yang memicu kejadian ini,” pungkas AKP Rudy.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.