Senin, 08 Jun 2026 04:44 WIB

DPRD Minta Data Toko Berjaringan di Jember, Ada Kerja Sama Bawah Tangan?

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 31 Jan 2025 13:04 WIB
Komisi B DPRD Jember RDP dengan pedagang Lojejer (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisi B DPRD Jember RDP dengan pedagang Lojejer (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dikhawatirkan ada kerja sama di bawah tangan terkait pendirian toko swalayan berjaringan, Komisi B DPRD Jember minta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menelusuri.

"Tolong dari pihak Disperindag lebih dalam untuk menelusuri, tidak hanya mengkonfirmasi, apakah ini ada semacam kontrak dengan CV Indomaurida atau Indomarco," kata Anggota Komisi B DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho, Kamis (30/1/2025).

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

"Benar-benar ditelusuri, apabila memang barang-barang suplai dari Indomarco, berarti ini ada bentuk kerja sama yang disembunyikan," pintanya.

Dengan begitu, Komisi B DPRD Jember bisa memastikan terkait toko swalayan berjaringan yang dipermasalahkan warga, apakah memang benar ada kerja sama dengan pihak Indomarco atau sengaja disembunyikan.

Kabid Perdagangan Disperindag Jember Adrian Supriatna juga menyetujui hal tersebut, karena berdasarkan data, sudah ada 258 toko berjaringan di Jember.

"Kami terima kasih, agar menelusuri lebih dalam. Memang kami juga menduga demikian, kalau melihat tatanan, melihat branding, dan tata cara memang itu persis sekali (Indomaret)," sebutnya.

Adrian mengetahui, setelah mendatangi lokasi dan sempat mendengar dari orang yang mengaku pemiliknya tidak ada. Namun ia tidak percaya begitu saja, melainkan ada penelusuran lebih mendalam.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

"Tapi nanti ketika ada masa perkembangannya ternyata berbeda, dan pasti ada sanksi-sanksi sesuai peraturan di bidang distribusi," ulasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto. Ia mengatakan, telah mendengar terkait konflik pedagang dan warga sekitar, adanya distribusi dari pihak Indomarco.

Bahkan termasuk logonya, hampir sama dengan Indomaret, bisa juga ada indikasi bermain di bawah tangan.

"Saya minta tolong PTSP dan Disperindag direkapitulasi perizinan dari 258 toko itu, termasuk CV yang di depannya ada "Indo" apapun, termasuk juga mungkin berakhiran "Maret" (mart)," urainya.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

"Karena salah satu indikasi, mereka itu bermain di bawah tangan. Saya mohon datanya disiapkan, termasuk data 258 itu," lanjutnya.

Komisi B DPRD Jember meminta kejelasan data terkait apa yang disampaikan masyarakat Desa Lojejer.

"Mungkin mereka memaksa gara-gara seperti itu, untuk mengembangkan ekonomi usahanya," terang Candra.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.