Selasa, 16 Jun 2026 13:39 WIB

Awal Putaran Kedua Proliga 2025, Popsivo Kalahkan Gresik Petrokimia 3-2

Pertandingan antara Jakarta Popsivo Polwan melawan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di putaran kedua PLN Mobile Proliga 2025 di Jawa Pos Arena Surabaya. (Foto: Proliga Official for jatimnow.com)
Pertandingan antara Jakarta Popsivo Polwan melawan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di putaran kedua PLN Mobile Proliga 2025 di Jawa Pos Arena Surabaya. (Foto: Proliga Official for jatimnow.com)

jatimnow.com - Meski lebih dulu tertinggal dua set namun Jakarta Popsivo Polwan mampu membalik keadaan memenangkan pertandingan lawan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 3-2 (21-25, 30-32, 26-24, 25-19, 15-12) di Jawa Pos Arena Surabaya, Minggu (26/1/2025).

Pertandingan perdana putaran kedua PLN Mobile Proliga 2025 ini adalah pertandingan ketujuh bagi Popsivo yang sejauh ini belum pernah terkalahkan. Popsivo hanya butuh satu kali lagi kemenangan untuk bisa lolos ke babak final four.

Baca Juga: Medi Yoku Atlet Voli Binaan Petrokimia Raih Medali di Sea Games 2025

Sebaliknya bagi Gresik Petrokimia, hasil ini menjadi kekalahan ke lima dan membuat langkah mereka menuju babak empat besar menjadi tidak mudah.

Laga ketat kedua tim sudah berlangsung seru sejak set pertama, tetapi Gresik Petrokimia berhasil memanfaatkan momentum pada poin-poin krusial untuk unggul 25-21.

Pada set kedua, Popsivo sebenarnya sudah memimpin 23-21, namun anak-anak Petrokimia bisa mengejar dan memaksakan deuce 24-24. Kedua tim saling bergantian meraih angka hingga akhirnya smes keras Mediyoku yang gagal dibendung tiga pemain Popsivo membawa Petrokimia kembali menang 32-30.

Kebangkitan Popsivo terjadi pada set ketiga, meskipun mereka juga hampir ditelikung lagi. Seperti set kedua, Popsivo unggul 23-21 dan Petrokimia bisa mengejar hingga deuce 24-24. Namun, Popsivo bisa merebut dua angka beruntun untuk menang 26-24.

Memasuki set keempat, permainan Popsivo semakin solid. Mereka rapat dalam membangun blok dan juga pertahanan yang kuat, sementara Petrokimia terlihat mulai menurun. Popsivo menang 25-19 dan memaksa dimainkan set kelima.

Popsivo mengawali set penentuan dengan mulus dan langsung memimpin 4-1, kemudian Petrokimia menyamakan skor 5-5 dan berbalik lagi Popsivo unggul 8-6 saat perpindahan tempat.

Baca Juga: Ujung Tombak Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Pupuk Indonesia Imbau PPTS Taati Aturan

Sejak itu, tim asuhan Gerardo Daglio tidak terkejar lagi dalam perolehan angka dan menyudahi perlawanan Petrokimia dengan skor 15-12.

Neriman Ozsoy menjadi top skor bagi Popsivo dengan menyumbang 29 angka, disusul Bethania De La Cruz dengan 24 angka dan Arsela Nuari membukukan 17 angka.

Sementara dari kubu Gresik Petrokimia, Kitania Medina Torres memimpin perolehan poin rekan-rekannya dengan 24 angka, ditambah Mediyoku dan Than Thi Tranh Thuy masing-masing mencetak 18 dan 17 angka.

"Sebenarnya kami punya peluang untuk memenangkan laga ini, tetapi setelah unggul dua set, permainan anak-anak sedikit menurun, khususnya dalam penerimaan bola pertama," kata Pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat usai pertandingan.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Siap Lawan TNI AU di Grand Final Livoli Divisi Utama 2025

Kendati kalah, Ayub tetap memuji dan mengapresiasi perjuangan para pemain yang sudah berjuang semaksimal mungkin hingga bisa memaksa Popsivo bermain lima set.

"Dibanding laga sebelumnya, hari ini kami bermain lebih baik. Memang ada sedikit kurang fokus saat penerimaan bola servis dan terlalu buru-buru ketika balik menyerang," tambah kapten tim Gresik Petrokimia Mediol Stiovanny Yoku.

Sementara itu, Pelatih Jakarta Popsivo Polwan Gerardo Daglio mengatakan kunci kemenangan timnya kali ini adalah tidak mudah menyerah dan terus berjuang maksimal saat situasi tertinggal.

"Saat tertinggal dua set awal, saya bilang kepada pemain bahwa kalian masih bisa mengejar. Kita masih bisa menyerang dan jangan menyerah," kata pelatih asal Argentina itu.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.