Senin, 22 Jun 2026 20:41 WIB

Waktu Terbaik untuk Konsumsi Buah, Sesudah atau Sebelum Makan?

  • Penulis :
  • | Senin, 27 Jan 2025 07:38 WIB
Ilustrasi buah. (Foto: hellosehat.com for jatimnow.com)
Ilustrasi buah. (Foto: hellosehat.com for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebagian masyarakat masih kerap bertanya-tanya, kapan sebaiknya buah dikonsumsi, sesudah atau sebelum makan? Jawaban atas pertanyaan ini, juga masih beragam.

Yuk, simak penjelasan dari Elsa Savitrie, SKM, M.Kes - RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang, yang dipaparkan melalui laman Kemenkes.

Baca Juga: Pakar Ingatkan Penderita Diabetes Rentan Kena Serangan Jantung Tanpa Gejala

Diakui Elsa Savitrie, banyak orang menganggap bahwa makan buah sehabis makan membuat gizi yang masuk ke dalam tubuh mubazir. Selain itu, makan buah sesudah makan bisa menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan.

Dengan begitu, waktu terbaik untuk makan buah diyakini paling tepat saat perut dalam keadaan kosong, atau sebelum kita makan besar seperti makan siang dan makan malam.

Alasannya, buah akan lebih cepat diserap dengan bantuan enzim khusus jika dimakan saat perut kosong. Saat perut sudah terisi dengan makanan, sistem pencernaan akan sibuk menyerap zat gizi makanan, dan bukan dari buah.

Akibatnya, buah-buahan yang kita konsumsi setelah makan pun jadi tertimbun begitu saja dalam lambung, belum dicerna dengan baik.

Hal ini berisiko menyebabkan olahan fermentasi buah-buahan di dalam lambung, sehingga bisa mengakibatkan perut kembung, bersendawa, hingga sakit perut.

Namun seorang ahli gizi dan diabetes asal Amerika Serikat Jill Weisenberger mengungkapkan bahwa proses fermentasi buah-buahan tersebut tidak akan terjadi dalam lambung.

Pasalnya, fermentasi membutuhkan banyak koloni bakteri. Sementara itu, lambung kita dipenuhi oleh asam klorida yang akan membunuh berbagai bakteri, bahkan sebelum bakteri tersebut membangun koloni dan menyebabkan fermentasi.

Jill menambahkan bahwa sistem pencernaan manusia sudah dirancang sedemikian rupa agar mampu memproses berbagai jenis makanan sekaligus. Misalnya ketika kita makan nasi bersama dengan sayur dan lauk-pauk.

Kandungan setiap makanan memang berbeda-beda, tapi sistem pencernaan kita tetap bisa bekerja dengan baik untuk mencerna makanan yang kita konsumsi.

Baca Juga: Talkshow Nutrisi hingga Kids Parade Meriahkan Acara Frisian Flag Surabaya

Namun di sisi lain, dalam Al-Quran, Rasulullah SAW menyarankan makan buah sebelum menyantap makanan berat, seperti roti, nasi dan daging. Hal ini berkaitan dengan penyerapan nutrisi dalam buah yang ternyata lebih optimal saat buah disantap ketika perut dalam keadaan kosong.

Ahli gizi merekomendasikan waktu paling ideal menyantap buah, yakni 30 menit sampai 2 jam sebelum waktu makan.

Dari sisi kesehatan, menyantap buah sebelum makan makanan berat juga ampuh untuk menekan nafsu makan. Jika dilakukan secara rutin, maka menyantap buah sebelum makan makanan berat bisa menjaga tubuh dari kenaikan berat badan berlebih.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga bermanfaat untuk mengurangi risiko terkena berbagai penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Konsumsi Buah sebagai Pencuci Mulut

Memilih buah sebagai pencuci mulut pun bukan pilihan yang buruk. Namun yang perlu diperhatikan, seberapa banyak kombinasi makanan yang harus dicerna. Meski buah termasuk pencuci mulut sehat dan segar, kita tetap perlu memerhatikan porsinya.

Baca Juga: Dalang Bowo Edukasi Gizi untuk Anak-anak di Kediri Lewat Wayang Kardus

Buah apa pun tetap memiliki kandungan kalori dan gula. Maka sebaiknya memperhatikan kondisi perut kita, jika sudah merasa kenyang, berarti kita sudah mendapatkan cukup nutrisi.

Jika masih ingin mengonsumsi buah, beri jeda sekitar 1 – 2 jam. Ini supaya kadar kalori dan gula yang dikonsumsi tidak melebihi yang dibakar oleh sistem metabolisme tubuh dalam pembentukan energi.

Kelebihan kadar kalori dan gula bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes, kondisi obesitas, penyakit hati, dan kadar kolesterol tinggi.

Di samping itu, mengonsumsi buah sesudah makan bisa menghindarkan kita dari pilihan pencuci mulut lain seperti es krim atau kue.
Pencuci mulut selain buah biasanya mengandung lemak jenuh, gula tambahan, dan kalori yang lebih tinggi.

Dengan cara ini, kita akan terbiasa untuk mengonsumsi buah setiap hari sehingga bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari berbagai zat gizi dalam buah-buahan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.