Kamis, 18 Jun 2026 07:01 WIB

Makna Simbolik 3 Gunungan Sedekah Bumi di Hari Jadi Sidoarjo ke-166

Gunungan Sedekah Bumi diarak dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-166. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Gunungan Sedekah Bumi diarak dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-166. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - 3 Gunungan Sedekah Bumi diarak dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-166. Harjasda kali ini menjadi momen penuh nilai budaya.

Plt. Bupati H. Subandi mengatakan kegiatan ini memiliki pesan simbolis yang mendalam. Gunungan Sedekah Bumi menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan atas keberkahan alam dan kehidupan. Tradisi ini juga merupakan bentuk pelestarian budaya lokal yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan.

Di Paseban Sidoarjo, tiga gunungan yang dipersiapkan dengan ukuran 2x1,5 meter, masing-masing membawa makna simbolik yang mendalam.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Gunungan buah dan sayur mencerminkan kesuburan dan hasil bumi Sidoarjo, gunungan kue apem melambangkan permohonan maaf dan doa, sementara gunungan udang dan bandeng menjadi wujud identitas Sidoarjo sebagai sentra perikanan," paparnya, Minggu (26/1/2025).

Gunungan-gunungan tersebut diarak dan menjadi perekat sosial di tengah masyarakat, mengajarkan nilai gotong royong dan syukur atas keberlimpahan rezeki.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi tahunan, tetapi juga menguatkan identitas budaya yang terus diwariskan kepada generasi mendatang," jelasnya.

Selain itu juga sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian alam dan keharmonisan sesama.

"Acara Sedekah Bumi ini bukan hanya sekedar tradisi, melainkan sarana untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian alam, hasil bumi serta mempererat hubungan antarmasyarakat Sidoarjo," terang Subandi.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas antara masyarakat dengan Pemkab Sidoarjo.

"Kita semua harus saling mendukung untuk mewujudkan yang lebih baik, sejahtera dan maju di Kabupaten Sidoarjo. Di Harjasda ke-166 semoga bisa menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong dan persatuan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo jadi lebih baik," imbuhnya.

Subandi menegaskan gunungan Sedekah Bumi ini juga membuktikan bahwa Sidoarjo tidak hanya tumbuh sebagai daerah yang maju secara ekonomi, tetapi juga teguh dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi warisan leluhur.

Salah satu warga Sidoarjo, Taufan (40) mengatakan antusiasnya datang ke pendopo untuk melihat secara langsung prosesi tradisi gunungan yang dikeroyok bersama-sama.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

"Meski desak-desakan, Alhamdulillah dapat sayur, dapat berkahnya untuk dimasak di rumah," ucapnya.

Sementara Aisyah (35) mengatakan, meski tidak mendapat apa-apa karena berdesakan, namun dia sangat bersyukur dapat melihat secara langsung.

"Gak dapat apa-apa, tapi paling tidak, sudah tahu tradisinya, ikut senang juga lihatnya, seru. Ya, semoga ke depan Gunungan lebih banyak, lebih besar, supaya semua masyarakat yang datang kebagian," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.