Minggu, 21 Jun 2026 23:55 WIB

Korban Mutilasi di Ngawi, Tulang Punggung Keluarga Hidupi 2 Anak dan Orang Tua

Foto korban semasa hidup. (Foto: dok. keluarga)
Foto korban semasa hidup. (Foto: dok. keluarga)

jatimnow.com - Suasana duka terasa di rumah Nur Khalim, di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Satu persatu kerabat dan tetangga berdatangan ke rumah tersebut.

Mereka mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya Uswatun Hasanah (29), anak Nur Khalim yang jasadnya ditemukan di dalam sebuah koper di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/1/2025).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Nur Khalim yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut tidak menyangka anak sulungnya meninggal dalam keadaan tragis. Korban diketahui berstatus sebagai janda dan memiliki dua anak.
“Tidak ada prasangka apapun, dan dia ini punya anak dua yang masih kecil,” ujarnya Jumat (24/1/2025).

Korban selama ini memang bekerja dan kos di Tulungagung. Korban banting tulang untuk menghidupi kedua anaknya. Satu anak laki-laki dan satu anak perempuan.

Saat ini sang anak laki-laki duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar sementara anak perempuannya duduk dibangku 1 sekolah dasar.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

“Selama ini dia ini tulang punggung keluarga yang merawat kakek dan saya ya dia, dia sangat perhatian dengan orang tuanya dan anak-anaknya,” tuturnya.

Nur Khalim tidak menyangka anaknya meninggal dalam keadaan tragis. Nur Khalim sempat menghubungi korban pada Senin (20/1/2025) namun teleponnya tidak dijawab. Selama korban pulang ke Blitar seminggu sekali bertemu keluarga serta ke 2 anaknya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

“Kalau kerjanya apa saya kurang paham, tapi yang jelas kalau pulang satu minggu sekali bertemu saya dan kakeknya,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.