Selasa, 16 Jun 2026 21:32 WIB

Wilayah Pesisir Barat Bangkalan Siap Jadi Kawasan Industri Maritim

Rapat persiapan pembentukan kawasan industri maritim di wilayah pesisir barat Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Rapat persiapan pembentukan kawasan industri maritim di wilayah pesisir barat Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melakukan rapat untuk persiapan pembentukan kawasan industri maritim di wilayah pesisir barat. Tujuannya, agar realisasi kawasan ekonomi khusus (KEK) yang akan menjadi pendukung utama industri kemaritiman itu bisa segera terwujud.

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie menjelaskan, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) telah disetujui oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan menetapkan wilayah barat Bangkalan, termasuk Ujung Piring dan Sembilangan, sebagai kawasan industri pendukung maritim.

Baca Juga: Perkuat Pengamanan Obvitnas, JIIPE Serahkan Fasilitas Kantor Kepolisian Modern

"Kawasan ini akan diusulkan menjadi KEK. Diharapkan dapat mendorong masuknya investasi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan sektor perpajakan serta retribusi," ungkapnya, Rabu (22/1/2025).

Ia juga mengatakan, keputusan itu juga bertujuan mendukung pelabuhan Socah dan Tanjung Bulu Pandan, yang sudah ditetapkan menjadi kawasan pelabuhan strategis.

Baca Juga: Pabrik Melamin Rendah Emisi di Kawasan JIIPE Gresik Perkuat Industri Kimia Nasional

Arief juga meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat mengambil peran sebagai koordinator pengelolaan. Ia juga mendorong pengusaha di sektor maritim untuk membentuk kelompok usaha yang solid guna menyepakati langkah-langkah strategis dalam usulan KEK ke pemerintah pusat.

"Beberapa perusahaan telah mengantongi izin reklamasi dan pengurukan, namun masih membutuhkan izin operasional untuk melengkapi fasilitas penunjang, seperti dermaga kapal," imbuhnya.

Baca Juga: Kurun Waktu 5 Tahun, KEK Gresik Catatkan 30 Persen dari Total Investasi Nasional

Ia juga berharap, melalui KEK akan memberikan manfaat besar, baik bagi pengusaha maupun masyarakat lokal. Selain kemudahan investasi, daerah akan mendapatkan dampak ekonomi melalui pajak dari sektor pendukung seperti hotel, rumah makan, dan fasilitas lain yang akan berkembang seiring dengan masuknya investasi.

"Tentu rencana ini juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Sejumlah Wilayah di Indonesia," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.