Senin, 22 Jun 2026 18:23 WIB

Persela Lamongan Ditahan Imbang 10 Pemain PSKC Cimahi, Zulkifli Syukur Kecewa

Bayu Gatra salah satu pilar Persela Lamongan saat debut di laga kontra PSCK Cimahi. (Foto: Persela FC for jatimnow.com)
Bayu Gatra salah satu pilar Persela Lamongan saat debut di laga kontra PSCK Cimahi. (Foto: Persela FC for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persela Lamongan harus puas berbagi angka dengan tim tamu PSKC Cimahi dalam laga perdana babak 8 besar Liga 2 di Stadion Tuban Sport Center, Selasa (21/1/2025). Gaya permainan bertahan yang diterapkan PSKC berhasil mematahkan gempuran Persela, laga berkesudahan 1-1.

Gol Persela yang dicetak Ezechiel N'Douassel pada menit 20, berhasil disamakan oleh PSKC melalui Muhammad Adlin Cahya pada menit 57.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

Pelatih Persela Lamongan, Zulkifli Syukur mengaku cukup kecewa dengan hasil pertandingan, lantaran banyaknya peluang terbuang atau digagalkan mistar gawang.

Persela juga tak dapat memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah pemain PSKC, Hambali Tholib diganjar kartu merah pada menit 71. 

"Kalau kita berbicara hasil tentu ini bukan hasil yang kami harapkan, kecewa tentu. Tapi kalau saya bilang hari ini kita kurang beruntung terbukti ada beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol tapi tidak terjadi beberapa kali terbentur mistar jadi hari ini mungkin bukan rejeki dari Persela," kata Zulkifli saat perscon setelah pertandingan, Selasa (21/1/2025).

Baca Juga: Bima Sakti Resmi Latih Persela Lamongan, Ngaku Kagum dengan Laskar Joko Tingkir

Zulkifli menyebut bakal ada evaluasi mengingat beberapa pemain under perform mengingat untuk laga selanjutnya perjalanan Persela bakal semakin terjal.

"Terkait bagaimana kita kedepannya harus kita akui bahwa ada beberapa pemain yang tidak perform saya harap ini menjadi evaluasi kedepan agar bisa lebih baik lagi" urainya.

Baca Juga: Kata Pak Yes soal Masa Depan Persela Lamongan

Selain itu, Persela juga memiliki PR lain dimana chemistry antar pemain lama dan yang baru bergabung belum terbentuk sempurna.

"Dengan hadirnya beberapa pemain baru kita masuh butuh waktu untuk membentuk camistry tapi kembali lagi di babak 8 besar kita tidak punya cukup waktu untuk mempersatukan mereka. Tapi dari tim pelatih sendiri sudah mengupayakan kurangnya chemistry dengan taktik," tuturnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.