Kamis, 18 Jun 2026 09:28 WIB

Gagal Tes CPNS, 7 Pegawai Honorer Bapenda Jember Diberhentikan

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 21 Jan 2025 20:40 WIB
Kepala Bapenda Jember, Harry Agustriono. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kepala Bapenda Jember, Harry Agustriono. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember memberhentikan 7 pegawai non ASN atau honorer setelah mereka gagal dalam tes CPNS.

Plt Kepala Bapenda Jember, Harry Agustriono mengatakan, secara aturan di dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang bisa dianggarkan adalah mereka yang ikut seleksi PPPK. Karena mereka memilih tes CPNS dan gagal, otomatis mereka tidak bisa diperpanjang.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

“Yang daftar 8 orang dan yang diterima satu orang. Yang 7 orang tidak diterima CPNS," kata Plt Kepala Bapenda Jember, Harry Agustriono saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2025). 

Setiap honorer tidak bisa memilih dua tes secara langsung, CPNS dan PPPK. Menurut Harry, dari 7 orang pegawai yang non-ASN itu rata-rata menjadi pegawai di Bapenda di atas dua tahunan. Mereka bertugas di sekretariat tiga orang dan bidang-bidang lain empat orang. 

"Kemarin saya tanya itu ada yang di atas 2 tahun rata-rata, ada yang mulai 2019, ada yang lebih 4 tahun. Berarti masih muda-muda semua dan mereka-meraka ikut CPNS," ungkapnya. 

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Jadi mereka sudah memilih untuk mengikuti tes CPNS, jadi tidak bisa keduanya. Jadi ada yang milih CPNS dan ada yang milih PPPK," imbuhnya. 

Sementara, Harry menyebut, pada tahap pertama yang lolos PPPK jumlahnya 2 orang dan yang lolos CPNS 1 orang. Artinya tinggal yang tahap berikutnya, karena seleksi PPPK bertahap.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Mantan Kepala Dinas Pariwisata menyebut, dari 7 orang pegawai non-ASN juga tidak terdaftar di database Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Harry pun memberikan motivasi kepada beberapa pegawai non-ASN yang akan mengikuti tes seleksi PPPK tahap dua untuk serius.

"Kemarin kita motivasi mereka, agar benar-benar serius, supaya nilainya besar dan kalau diterima kan mengurangi beban," ucapnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.