Sabtu, 20 Jun 2026 21:21 WIB

Keluarga Korban Desak Polisi Usut Kasus Jeratan Tali Senar di Jembatan Suramadu

Korban saat menjalani perawatan. (dok. keluarga korban)
Korban saat menjalani perawatan. (dok. keluarga korban)

jatimnow.com - Jeratan tali senar di Jembatan Suramadu memakan dua korban. Korban kedua, Mad Dehri warga Desa Banyubesi, Kecamatan Tragah, Bangkalan mengalami luka di leher. Keluarga kini mendesak polisi mengusut tuntas kasus tersebut.

Adik korban, Nurul Adila menceritakan kejadian yang menimpa kakak kandungnya itu pada Minggu (19/1/2024) sore. Menurut Nurul, kakaknya semula berangkat dari Kecamatan Tragah hendak kembali ke Surabaya untuk bekerja. Setibanya di Jembatan Suramadu arah ke Surabaya, seutas tali senar menyambar leher kakaknya. Akibatnya, leher korban mengalami luka dan bercucuran darah.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

"Itu kejadiannya sore. Kakak saya boncengan dengan istri dan anaknya, lalu kena senar. Lehernya luka dan istrinya langsung melepas kerudung dan dipakaikan ke leher kakak untuk menahan darah yang keluar," ujarnya, Selasa (21/1/2025).

Usai menutup lukanya itu, korban mengambil senar yang terikat di pagar jembatan. Ia lalu pergi ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapat perawatan.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Setelah sampai rumah sakit, dicek sama dokter disana ternyata lukanya sedalam 2 cm dan lebarnya 4 cm," ungkapnya.

Meski begitu, pihak keluarga mengaku beruntung korban masih bisa diselamatkan. Pasca kejadian itu, pihaknya langsung melapor ke polisi. Keluarga mendesak polisi segera mengusut kasus tersebut.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Sepasang Kekasih di Rumah Kos Bangkalan Terungkap

"Alhamdulillah sudah keluar rumah sakit. Semoga polisi bisa mengusut kejadian itu," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.