Senin, 15 Jun 2026 08:51 WIB

Tak Hanya Mahasiswa Indonesia, Penerima Beasiswa LPPD juga Tersebar di Mesir

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 21 Jan 2025 07:29 WIB
Ketua LPPD Jawa Timur Prof. Halim Soebahar bersama Khofifah menghadiri disertasi (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ketua LPPD Jawa Timur Prof. Halim Soebahar bersama Khofifah menghadiri disertasi (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Program beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur tidak hanya bagi mahasiswa dalam negeri, bahkan juga tersebar di Kampus Al-Azhar Kairo Mesir.

Ketua LPPD Jawa Timur Prof Halim Soebahar menghadiri disertasi 3 mahasiswa doktoral bersama Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Senin (20/1/2025).

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Dikatakannya, pada angkatan pertama ada 20 orang, angkatan kedua ada 40 orang dan angkatan ketiga ada 50 orang.

"Jadi yang dibiayai beasiswa (LPPD) Perguruan doktor sudah ada 130 orang, untuk yang ke Mesir yang dibiayai mencapai 123 orang dan 25 orang akan selesai bulan Juli ini," kata Halim, Senin (20/1/2025).

Program LPPD ini diawali sejak masa jabatan Gubernur Imam Utomo dan Gubernur Soekarwo untuk program S1 dan sejak Gubernur Khofifah Indar Parawansa dikembangkan dengan program S2 dan S3.

"Sementara yang selesai berjumlah sekitar 3900, sehingga Juli ini sudah melebihi 4 ribu. Jadi yang dipersiapkan oleh Khofifah sejak 5 tahun lalu itu sebanyak 5683," beber Halim.

Baca Juga: Kiai Asal Bondowoso Bawa Belasan Santri Ikuti UM-PTKIN di UIN KHAS Jember

Dengan banyaknya penerima program LPPD di berbagai kota di Jawa Timur, tentunya diharapkan dapat menjadi penggerak.

"Ini nanti yang akan menjadi penggerak, sebagai bagian dari SDM berkualitas, berbasis pesantren," urainya.

Jadi Gubernur terpilih Khofifah sangat menginginkan percepatan pengembangan kualitas SDM pesantren dengan memberikan beasiswa S1, S2 dan S3.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Agar pesantren punya tim ahli-tim ahli yang berpendidikan doktor. Jelas ini keren, pemahaman yang ada di Jawa timur," ungkapnya.

Sementara Rektor UIN KHAS Jember Prof Hepni mengaku terkesan luar biasa terhadap pengembangan keilmuan, tidak saja teoritis tetapi bisa diaplikasikan salam kehidupan sehari-hari.

Menurut Hepni, semakin banyak para doktor dengan konsep-konsep baru akan bersinergi dengan pengembangan yang diharapkan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.